Berita

Taufik Kiemas Dukung Ibukota Negara Dipindahkan ke Palangka Raya

SABTU, 24 MARET 2012 | 20:06 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Taufik Kiemas mendukung rencana pemindahan ibukota negara dari Jakarta ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng).  Menurutnya, kota Jakarta sudah semakin semrawut dan tidak layak lagi untuk dijadikan pusat pemerintahan.

"Di sisi pemerintahan, kita bisa membagi kesibukan di antara Pulau Jawa dan pulau lain. Kalimantan itu juga pulau paling tidak pernah gempa, aman, stabil dan tenteram. Selain itu, secara khusus, potensi alam Kalimantan Tengah juga luar biasa untuk perkebunan dan mineral," kata Taufik usai menghadiri final lomba Cerdas Cermat Empat Pilar Kehidupan Berbangsa dan Bernegara tingkat SLTA di Kantor Gubernur Kalteng, Palangka Raya, Sabtu (24/3).

Taufik mengungkapkan, menjadikan Palangka Raya menjadi Ibukota juga sejalan dengan pemikiran Bung Karno ketika dulu mengunjungi kota yang berjulukan Bumi Tambun Bungai ini.

"Dulu Bung Karno melihat bangsa Indonesia akan semakin besar. Dia memikirkan tempat yang tepat bagi pusat pemerintahan. Dari Banjarmasin, Bung Karno pernah mengunjungi Palangka Raya, berangkat naik kapal 2 hari 2 malam. Dia melihat kota inilah yang paling tepat," jelasnya.

Taufik menegaskan wacana pemindahan ibu kota ini bisa direalisasikan jika semua pemangku kebijakan serius menyikapinya.

"Sesudah Bung Karno wacana ini sempat tenggelam. Baru pada saat pemerintahan Presiden SBY wacana ini muncul lagi. Kalau semua serius mewacanakan dan melaksanakan, saya rasa bisa. Wong, kita merdeka aja bisa direalisikan kok. Apalagi wacana pemindahan ibu kota," ujarnya. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya