Berita

ilustrasi/ist

KPK Garap Sejumlah Dosen ITB terkait Korupsi PLN

SENIN, 19 MARET 2012 | 11:59 WIB | LAPORAN:

RMOL. Sejumlah pengajar dari Institut Teknologi Bandung diperiksa tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Outsourcing Roll Out-Customer Information System-Rencana Induk sistem Informasi (CIS-RISI) PLN tahun anggaran 2004-2008.

Salah satunya, yakni Mantan Direktur Politeknik ITB, Tonny Soewandito.

"Yang bersangkutan akan diperiksa sebagai saki untuk tersangka GAG," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, ketika dihubungi sesaat lalu (Senin, 19/3).


Tak hanya Tony, kata Priharsa, dosen jurusan teknik sipil ITB, Bambang Budiono, Dosen Jurusan Teknik Konversi Energi, Conny Kurniawan, Dosen Jurusan Teknik Konversi Energi,  Wachjoe, dan Dosen Politeknik ITB, Riawan Gunadi juga ikut dimintai keterangannya oleh para penyidik KPK.

"Pemeriksaan untuk pengembangan penyidikan," kata Priharsa.

Sebagaimana diketahui, kasus yang telah ditangani sejak 2008 ini, mengalami perkembangan hingga berkali-kali. Terakhir, KPK telah menetapkan  Abdul Gani, Mantan Direktur Utama PT. Netway sebagai tersangka.

Gani  diduga ikut menerima proyek dismisi baik yang ada di Jabodetabek maupun yang ada di Jawa Timur yang diduga telah merugikan keuangan negara, sekitar 46,18 milyar.

Dalam kasus ini, Majelis hakim pengadilan Tipikor menjatuhkan vonis lima tahun penjara kepada mantan Direktur Utama PLN Eddie Widiono Suwondo. Vonis tersebut merupakan ganjaran atas tindakan Eddie yang terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana korupsi baik secara sendiri maupun bersama-sama dalam proyek pengadaan CIS-RISI di PLN Disjaya dan Tangerang tahun 2004-2006. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya