Berita

koperasi/ist

Kopwani Tandatangani Kerjasama dengan Leno Corporation Berhard Malaysia

RABU, 14 MARET 2012 | 00:20 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Koperasi Wanita Indonesia (Kopwani) memulai kerjasama internasional pertamanya dalam perdagangan. Disaksikan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (KUKM), Syarief Hasan, Kowani melakukan penandatanganan kerjasama dengan Leno Corporation Berhard Malaysia tentang perdagangan produk KUKM. Penanandatanganan dilakukan oleh Managing Director Leno Corporation, Dato San Chin Choon dan Ketua Umum Kopwani Siti Nur Aini.

"Sebelumnya kami melakukan kerjasama internasional dengan Jepang dalam carachter building. Untuk perdagangan, ini kerjasama Kopwani yang pertama. Kami bekerjasama dalam distribusi dan pemasaran," ucap Siti dalam seusai penandatanganan di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa (13/3).

Hal senada disampaikan Ketua Kopwani, Nani Zakaria. Dia menjelaskan, kerjasama ini akan membuka pasar Malaysia bagi produk Kopwani. "Jadi produk kita akan masuk ke pasar Malaysia lewat jaringan yang dimiliki Leno. Produk kita akan ada di semua jaringan Leon yang ada di negara-negara ASEAN. Demikian juga produk mereka akan kita salurka lewat koperasi wanita dan usaha perempuan lainnya," papar Nani. Menurut Nani, ini menjadi kesempatan bagi Kopwani untuk memasuki persaingan global. Nani menambahkan, durasi kerjasama untuk tahap awal adalah lima tahun.


Sementara itu, Dato San Chin Choon mengaku gembira dengan kerjasama ini. "Kita lihat Indonesia punya pasar sangat besar. Ini merupakan kerjasama yang baik dan saling menguntungkan," tutur Chin Choon. Diungkapkannya, ini merupakan kerjasama pertama pihaknya dengan perusahaan atau koperasi asal Indonesia.

Pilihan bekerjasama dengan Kowani, menurut Chin Choon, tak lepas dari ciri khas wanita Indonesia. "Kaum wanita Indonesia punya semangat dan pekerja keras. Karenanya kami tidak ragu untuk bekerjasama dan dengan kerjasama ini, Kowani menjadi main distributor Leno di Indonesia," tuturnya. Chin Choon menambahkan, Leno bergerak di sejumlah bidang, utamanya kesehatan, perlengkapan-perlengkapan pribadi, dan konveksi.

Chin Choon berharap, kerjasama ini dapat terus berkembang dan dilanjutkan. "Untuk tahap awal memang lima tahun, tapi kita berharap ini bisa terus berkelanjutan. Kita harap kerjasama ini berkembang di seluruh Indonesia," ujar Chin Choon. Bahkan, beberapa tahun ke depan, Chin Choon berharap dapat melakukan IPO di pasar bursa Indonesia. "Kita harap beberapa tahun ke depan. Itu target jangka pendek," pungkasnya.

Menanggapi kerjasama itu, Menteri KUKM Syarief Hasan menyatakan senang dan mendukung. "Kopwani telah melakukan tindakan nyata yang terbukti lewat penandatanganan ini. Saya berharap kerjasama ini membawa dampak positif bagi perkembangan koperasi wanita. Ini kan mengembangkan koperasi dan ekonomi masyarakat," terangnya.

Disampaikan Syarief, strategi kerjasama dan membangun jaringan menunjukkan Kopwani telah siap masuk di pasar global. "Kopwani bukan cuma tuan rumah di negeri sendiri, tapi juga siap bersaing di pasar global," ujar politisi Partai Demokrat tersebut. Syarief menambahkan, membangun jaringan internasional mutlak perlu dilakukan. "Karena kalau produk koperasi bagus, harga kompetitif, tapi tanpa distribusi yang luas, maka dampaknya biasa saja. Kerjasama ini meningkatkan aksesibilitas dan akseptabilitas produk kita," pungkasnya. [arp]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya