Berita

Wajib Hukumnya Bersihkan KPK dari Paket BMW!

SENIN, 12 MARET 2012 | 11:20 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Desakan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dibersihkan dari unsur pimpinan yang tidak berintegras semakin menguat.

Setelah Busyro Muqoddas yang didesak mundur, akhir-akhir ini Bambang Widjojanto mendapat desakan serupa. Kedua pimpinan KPK itu bisa disebut "paket BMW" atau Busyro Muqoddas Widjojanto.

"Ketika menjadi penasihat hukum Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Bambang tidak bersikap ketika Budi Sampoerna memecah depositonya di Bank Century senilai Rp 494 miliar menjadi masing-masing Rp 2 miliar agar masuk dalam skema penjaminan. Pemecahan deposito itu terjadi sekitar seminggu sebelum Century di-bail out," ujar Jurubicara Rumah Perubahan 2.0, Edy Mulyadi, Senin (11/3).


Dana Budi yang dipecah menjadi ratusan rekening itu memang akhirnya dibayar penuh oleh LPS. Dengan demikian, setidaknya negara dirugikan Rp 492 miliar. Karena seharusnya Budi Sampoerna hanya berhak mendapat penjaminan dari LPS sebesar Rp 2 miliar. Sedangkan yang Rp 492 miliar menjadi hak negara.

"Pertanyaannya, sebagai penasihat hukum LPS, kenapa Bambang tidak berusaha menyelamatkan uang negara? Bukankah modal LPS yang Rp 4 triliun itu berasal dari APBN? Biar rakyat tahu, dana itu adalah uang pajak yang dipungut dari rakyat," kata Edy.

Edy juga menyesalkan Bambang tidak berterus terang saat fit and proper test menjadi pimpinan KPK. Seharusnya dia menyampaikan hal itu secara terbuka, agar tidak terjadi benturan kepentingan. Rekam jejak sebagai penasehat hukum LPS itu pula yang menyebabkan Bambang terkesan gamang dalam menuntaskan skandal Century yang merugikan keuangan negara. Sikap ragu-ragu itulah yang menjadi beban bagi KPK, khususnya Ketua KPK Abraham Samad, dalam menuntaskan skandal Century tahun ini juga.

"Daripada menjadi beban dan penghalang KPK, sebaiknya Bambang mengundurkan diri dari KPK. Begitu juga dengan Busyro, dia harus segera mundur dari KPK. Banyak pernyataannya yang menyesatkan publik. Dengan bukti-bukti yang begitu benderang, bagaimana mungkin Busyro bisa mengatakan tidak ada kerugian negara pada kasus Century. Paket BMW harus mundur agar KPK tetap terjaga integritasnya," kata Edy lagi.

Sebelumnya Ketua Aliansi Rakyat untuk Perubahan (ARUP) Rizal Ramli juga minta  agar KPK dibersihkan dari pimpinan yang tidak berintegritas dan justru melindungi pihak-pihak bermasalah.

"KPK harus benar-benar dijaga independensinya. Karenanya tidak boleh ada intervensi dari pihak mana pun. Syaratnya, Pimpinan KPK harus steril dari orang-orang yang bermasalah. Pemeriksaan Yulianis di apartemen Ritz Carlton atas biaya dari Yulianis adalah skandal yang sangat tidak bermoral," ujar Rizal Ramli kepada wartawan usai bertemu dengan Pimpinan KPK di gedung KPK, Jumat (9/3).[ald]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

UPDATE

Denny Indrayana Optimistis MK Diskualifikasi Gibran

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:05

Harga Minyak Dunia Membara, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000 per Dolar AS

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:03

Prabowo Pimpin Upacara HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:55

Nonton Film ‘Istimewa’ Bareng Penyandang Disabilitas, Legislator PKS Dorong Kesetaraan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:49

Masuknya RG Jadi Wantimpres Pelajaran untuk Tak Terlalu Anti Kekuasaan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:43

Ribuan Prajurit Dikerahkan Dalam HUT ke-81 TNI di Cilangkap

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:34

SBY dan Jokowi Kompak Hadir di Upacara HUT Ke-81 TNI

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:33

IHSG Positif di Awal Perdagangan

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:32

Profil Komandan Upacara HUT Ke-81 TNI Letjen TNI Lucky Avianto

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:18

KPK Telusuri Dugaan Setoran dari Wajib Pajak Sektor Pertambangan di Banjarmasin

Senin, 05 Oktober 2026 | 09:17

Selengkapnya