Berita

syarief hasan

ICA Dorong Koperasi Indonesia Masuk 300 Besar Dunia

RABU, 07 MARET 2012 | 19:27 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Presiden International Cooperative Alliance (ICA) Dame Pauline Green menyambut positif keinginan Indonesia menominasikan koperasi nasional masuk dalam koperasi 300 besar dunia yang akan ditetapkan pada tahun ini.

Petinggi pertama wanita pada ICA itu bahkan berjanji menghadiri konferensi Global 300 Koperasi di Bali maupun puncak peringatan Hari Koperasi Nasional pada Juli 2012 di Palangkaraya, Kalimantan Selatan.  

”Presiden ICA mempersilakan Indonesia mendaftarkan koperasinya masuk dalam nominasi kelompok 300 besar dunia,” kata Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, Rabu (7/3).


Menurut Menkop, sambutan positif itu disampaikan langsung saat dirinya bertemu dengan Dame Pauline Green dalam pertemuan Koperasi Asia-Pacific tingkat Menteri pada 27-29 Februari 2012 di Bangkok, Thailand.

"Indonesia melalui Kementerian Koperasi dan UKM disarankan mendaftarkan koperasi yang sudah memiliki standar kualifikasi dunia berdasarkan jumlah aset. Lolos atau tidak akan ditetapkan tim seleksi ICA bekerjasama dengan Universitas Turin, Italia," katanya.

Selain memperjuangkan koperasi masuk dalam 300 dunia, Syarief juga melakukan pembicaraan bilateral dengan perwakilan menteri koperasi dari Malaysia, Iran, Vietnam, Filipina, Bangladesh, Thailand, dan Brunei  Darussalam berdasarkan permintaan masing-masing negara.

Dari pertemuan tersebut lahir kesepakatan kerja sama yang akan dilanjutkan dengan penandatangan kesepakatan kerja sama atau MoU. Hal pertama yang diinginkan dari kerja sama itu untuk pertukaran pengalaman dan pendidikan bagi koperasi. Targetnya, agar sesama anggota ICA dari kawasan Asia bisa meningkatkan kapasitas masing-masing koperasi bersama pelaku usaha kecil menengah (UKM). Secara khusus untuk memberi perkuatan koperasi menyongsong era globalisasi. Selanjutnya kerja sama pemasaran juga dilakukan.

Hingga saat ini koperasi yang diusulkan masuk nominasi 300 besar dunia belum diumumkan resmi. Akan tetapi Induk Koperasi Kredit Indonesia (Inkopdit) bersama Koperasi Simpan Pinjam dan Jasa (Kospin Jasa) Pekalongan layak dinominasikan berdasarkan aset mereka sudah di atas Rp2 triliun.[ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

UPDATE

Mahkota Peradaban adalah Kemanusiaan

Senin, 26 Januari 2026 | 17:59

Thomas Djiwandono Ulas Arah Kebijakan Ekonomi di Hadapan DPR

Senin, 26 Januari 2026 | 17:49

Pemkab Bekasi Larang Developer Bangun Rumah Baru

Senin, 26 Januari 2026 | 17:46

Pengamat: SP3 Eggi Sudjana Perlu Dikaji Ulang

Senin, 26 Januari 2026 | 17:31

Adies Kadir Diusulkan jadi Calon Hakim MK Gantikan Arief Hidayat

Senin, 26 Januari 2026 | 17:26

Oknum TNI AL Pengeroyok Buruh di Talaud Bakal Ditindak Tegas

Senin, 26 Januari 2026 | 17:13

KLH Tunggu Langkah Kementerian Lain soal Pencabutan Izin 28 Perusahaan

Senin, 26 Januari 2026 | 16:58

Noel Ebenezer Ingatkan Purbaya: Ada Pesta Bandit Terganggu

Senin, 26 Januari 2026 | 16:53

Longsor Watukumpul

Senin, 26 Januari 2026 | 16:51

Habiburokhman: Rekomendasi DPR kepada Polri Bersifat Mengikat

Senin, 26 Januari 2026 | 16:42

Selengkapnya