Berita

syarief hasan/ist

Syarief Hasan: Seluruh BPD di Indonesia Bisa Salurkan Kredit Usaha Rakyat

SELASA, 06 MARET 2012 | 13:43 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Kini, Bank Pembangunan Daerah (BPD) di seluruh Indonesia bisa menjadi penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sedangkan total BPD itu berjumlah dua puluh enam bank.

"Nota kesepahaman ditandatangani, maka seluruh BPD di Indonesia sudah menjadi penyalur program KUR," kata Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, usai penandatanganan penyalur KUR  tiga belas BPD.

Dari total BPD yang berjumlah 26 bank, kata Syarief, tiga belas BPD menjadi penyalur KUR sebelumnya, sementara tiga belas BPD lainnya belum berpartisipasi dalam program tersebut karena berbagai alasan likuiditas dan pertimbangan lain. Ke-13 BPD baru penyalur KUR tersebut adalah Bank Kaltim, Bank Sulsel, Bank NTT, Bank Lampung, Bank Bengkulu, Bank Sumselbabel, Bank Riau-Kepri, Bank Aceh, Bank Sumut, Bank Jambi, Bank Sultra, Bank Sulteng, dan Bank Bali.


"Saya berharap dengan keterlibatan seluruh BPD maka penyaluran KUR dapat semakin luas ke seluruh Tanah Air," katanya.

Syarief menjelaskan alasan BPD sebagai penyalur KUR, karena BPD mempunyai jaringan yang komplit dan bisa menyentuh sektor mikro, serta sudah mengerti betul pasar di daerahnya masing-masing. Syarief pun berharap target penyaluran KUR sebesar Rp 30 triliun bisa tercapai dengan lebih mudah.

"Apalagi berdasarkan pengalaman tahun lalu, hanya dengan 6 bank nasional dan 13 BPD saja bisa tersalurkan KUR Rp 29 triliun lebih, dari target tahun lalu Rp 20 triliun," katanya.

Pada 2012, target penyaluran KUR sebesar Rp 30 triliun dan diharapkan akan tercapai dengan lebih mudah dengan ditambahnya panyalur KUR sebanyak 13 BPD. Target penyaluran KUR oleh BPD sendiri tahun ini ditetapkan Rp 5,2 triliun.

"Saya pikir ini mudah tercapai, bahkan Rp6 triliun pun akan mudah tercapai," katanya.

Selain itu, masih kata Syarief, pihaknya berupaya untuk terus melakukan sosialisasi pada BPD penyalur KUR yang baru tentang persyaratan dan penyederhanaan prosedur berikut merespon aplikasi kredit dengan cepat. Apalagi KUR harus digunakan sebagai kredit produktif, dan bukan konsumtif

Sementara itu, jumlah nasabah KUR tahun lalu mencapai total 1.909.914 debitur. Jumlah itu jauh melampaui capaian KUR pada 2010 yang terserap Rp 17,2 triliun dengan jumlah nasabah 1.437.650 debitur. Pada 2012, target serapan KUR ditingkatkan menjadi Rp 30 triliun dengan salah satu upaya pendorong yakni dengan menambah jumlah bank pelaksana. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya