Komjen Nanan Soekarna
Komjen Nanan Soekarna
RMOL. Wakapolri Komjen Nanan Soekarna ramai dibicarakan. Bukan hanya gara-gara dijagokan menjadi calon gubernur Jawa Barat. Tapi juga gaya hidupnya yang dianggap hedonis.
Menanggapi hal itu, Nanan Soekarna mengatakan, sejak tahun 1946 polisi sudah ada mengguÂnakan motor gede, HarÂley DaÂvidson. Sekarang ini malah polisi wanita (polwan) juga mengguÂnakan motor tersebut.
“Kan sudah ditulis tentang saya yang hedonis. Seharusnya diÂtanyaÂkan kepada anggota HDCI atau pengurus provinsi HDCI, agar bukan kata saya ya,’’ kata Ketua Harley Davidson Club Indonesia (HDCI), Nanan SoeÂkarna, kepada Rakyat Merdeka, kemarin.
Seperti diketahui, anggota KoÂmisi III DPR Trimedya Panjaitan dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Kapolri, awal Februari lalu mengatakan, Nanan SoeÂkarna memiliki hobi mahal yaitu meÂnunggangi motor gede Harley Davidson.
“Itu hobi yang hedonis, mahal semua. Mana ada Harley yang harganya Rp 20 juta atau Rp 50 juta,’’ ungkap Trimedya.
Selaian Wakapolri, jenderal bintang tiga ini juga menjadi Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) periode 2011-2014, Ketua Persatuan Menembak dan BerÂburu Seluruh Indonesia (PerÂbakin) periode 2010-2014, dan Ketua HDCI periode 2011-2015.
Nanan Soekarna — yang saat ini berada di Jepang melaksaÂnaÂkan tugas kepolisian — selanjutÂnya mengatakan, masyarakat berhak mengkritik dirinya. Tapi soal hedonis, itu penilaian yang berÂlebihan.
Berikut kutipan selengkapnya:
Anda dianggap hedonis kaÂrena hobi mengendarai motor besar, tanggapannya?
Waduh, itu mah bikin rame aja atuuh.
Apa Anda merasa seperti itu?
Begini ya. Sejak tahun 1946 ada polisi sudah pakai Harley Davidson. Sekarang polwan-polwan juga menggunakan HarÂley Davidson untuk dinas.
Berarti buÂkan hedoÂnis dong?
Silakan menilai saja. Ini negara demokratis. Semua orang boleh menilai dan berpendapat sesuai dengan pikiran dan hati nuraniÂnya, serta pengalaman dan keÂhidupnya masing-masing.
O ya, Anda diÂjagokan sebaÂgai calon guÂbernur Jawa Barat, apa sudah ada persiapan?
Walaaaah, apa saya pantas jadi gubernur ya, kan saya dianggap hedonis he-he-he...
Anda dinilai layak memimÂpin Jawa Barat, kenapa tidak maju saja?
Apakah tidak ada yang lebih baik dari saya untuk memimpin Jawa Barat, sehingga provinsi itu menjadi maju, mandiri, dan world class. Kalau bisa saya lebih baik mendukung orang itu.
Bukankah Anda yang diÂanggap terbaik oleh sebagian rakyat Jawa Barat itu?
Lho kan perlu dukungan seluÂruh masyarakat Jawa Barat. ApaÂkah mereka mendukung saya. Ada nggak pendukungnya. Apa masyarakat Jawa Barat suka saya menjadi gubernurnya.
Makanya harus diuji dulu melalui Pemilukada 2013, tapi Anda siap kan?
Wah, saya pribadi tidak. MungÂkin teman-teman SD, SMP, SMA saya atau masyarakat Jawa Barat yang bergabung dalam Bamus (Badan Musyawarah Sunda) yang mencalonkan saya, itu mungkin saja. Ya silakan saja mencalonkan.
Tapi perlu saya jelaskan, saya melihat tidak mudah tuh untuk menjadi calon gubernur. Bila nanti ada yang mencalonkan, saya tidak mau terlibat dengan money politic. Saya tidak mau menang dengan cara seperti itu. Sebab, saya lihat itulah penyebab kesulitan memimpin di daerah atau pusat
Lho kan perlu dukungan seluÂruh masyarakat Jawa Barat. ApaÂkah mereka mendukung saya. Ada nggak pendukungnya. Apa masyarakat Jawa Barat suka saya menjadi gubernurnya.
Makanya harus diuji dulu melalui Pemilukada 2013, tapi Anda siap kan?
Wah, saya pribadi tidak. MungÂkin teman-teman SD, SMP, SMA saya atau masyarakat Jawa Barat yang bergabung dalam Bamus (Badan Musyawarah Sunda) yang mencalonkan saya, itu mungkin saja. Ya silakan saja mencalonkan.
Tapi perlu saya jelaskan, saya melihat tidak mudah tuh untuk menjadi calon gubernur. Bila nanti ada yang mencalonkan, saya tidak mau terlibat dengan money politic. Saya tidak mau menang dengan cara seperti itu. Sebab, saya lihat itulah penyebab kesulitan memimpin di daerah atau pusat
Berarti sudah siap dong?
Kalaupun ya, yang dukung berapa besar. Kalau calon indeÂpenden harus ada 1,3 juta jiwa yang mendukung. Kumpulkan KTP, tapi jangan KTP tipu tipu he-he-he.
Intinya sudah oke menjadi calon gubernur Jawa Barat?
Kalau saya dipaksa oleh maÂsyarakat Jawa Barat untuk mengÂabdi berbakti dan berkorban, sebagai amanah ya saya siap.
Kalau maju menjadi calon guÂbernur, berarti mundur dari Wakapolri?
Makanya saya bertanya tadi, apa benar masyarakat Jawa Barat itu mendukung saya menjadi gubernur. Sebab, kalau saya menÂcalonkan diri berarti akan mundur dari Wakapolri. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51
UPDATE
Sabtu, 04 April 2026 | 15:58
Sabtu, 04 April 2026 | 15:37
Sabtu, 04 April 2026 | 14:49
Sabtu, 04 April 2026 | 14:31
Sabtu, 04 April 2026 | 14:00
Sabtu, 04 April 2026 | 13:47
Sabtu, 04 April 2026 | 13:24
Sabtu, 04 April 2026 | 13:22
Sabtu, 04 April 2026 | 13:01
Sabtu, 04 April 2026 | 12:51