Berita

Widjajono Partowidagdo

Wawancara

WAWANCARA

Widjajono Partowidagdo: Harga BBM Naik Rp 1.500 Mulai Berlaku 1 April 2012

KAMIS, 01 MARET 2012 | 09:11 WIB

RMOL. Pemerintah berharap kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi mulai 1 April 2012. Kenaikan yang diajukan  Rp 1.500 per liter. Tapi DPR belum bersikap atas usulan pemerintah itu.

Yang jelas dalam APBN Pe­rubahan (APBN-P) 2012 pe­me­rintah tetap tidak diper­bo­leh­kan me­naikkan harga BBM.

Wakil Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Wi­dja­jono Partowidagdo menjelaskan, de­ngan melambungnya harga mi­nyak dunia berpengaruh kepada ke­bijakan fiskal Indonesia. Ke­naikan harga BBM bersubsidi sa­lah satu solusi  mengatasinya.

 â€Waktu kita tawarkan opsi pembatasan BBM, banyak yang protes. Makanya kenaikan harga BBM ini solusi lainnya,” kata Widjajono Partowidagdo  kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, ke­marin.


Berikut kutipan selengkapnya:

Opsi apa lagi yang dita­war­kan pemerintah?

Sekarang ini kenaikan harga BBM. Ada dua usulan yang kami sodorkan. Pertama, harga BBM ber­subsidi naik Rp 1.500 per liter. Ke­dua, pemerintah mengusulkan sub­sidi BBM dipatok Rp 2.000 per liter.  Kalau harga premium Rp 9.000, berarti di eceran Rp 7.000.

Dengan cara ini, pemerintah nggak pusing berapapun harga BBM karena subsidi tetap Rp 2.000.


Kalau DPR setuju kenaikan harga BBM bersubsidi, berarti harus  merubah APBN 2012 ?

Ya dong. Makanya APBN-P ha­rus segera diajukan. Kalau tidak salah hari ini (kemarin) mau diajukan, sehingga dalam waktu sebulan sudah ada hasilnya.

Makanya 1 April 2012 rencana kenaikan harga BBM ini bisa te­realisasi bila DPR setuju. Intinya  ke­naikan harga BBM ini terjadi jika sudah ada APBN-P.


Jika BBM bersubsidi di­naik­kan Rp 1.500, bisa menghemat ang­­garan berapa?

Jumlahnya sangat besar. Bisa menghemat sekitar Rp 31 triliun per tahun.

Nanti uang itu digunakan un­tuk apa?

Banyak sekali. Kami me­ng­usahakan penghematan anggaran ini digunakan untuk hal-hal yang ber­manfaat bagi masyarakat.


Misalnya apa saja, jangan-jangan malah nggak jelas peng­gu­naannya?

Bisa untuk memperbaiki trans­portasi umum, membangun infra­struktur bahan bakar gas, mem­beri subsidi kepada angkutan umum untuk konversi dari BBM ke BBG serta memberi bantuan ter­hadap rakyat miskin.


Bukankah bantuan kepada rakyat miskin atas konvensasi ke­naikan harga BBM tidak sig­nifikan selama ini?

Sebenarnya, orang miskin ini tidak terlalu protes. Tapi mereka tidak ingin anaknya menjadi mis­kin.

Makanya dana tersebut bisa bentuk beasiswa anak-anak mis­kin agar semuanya bisa sekolah.


Bukankah bantuan kepada rakyat miskin atas konvensasi ke­naikan harga BBM tidak sig­nifikan selama ini?

Sebenarnya, orang miskin ini tidak terlalu protes. Tapi mereka tidak ingin anaknya menjadi mis­kin.

Makanya dana tersebut bisa bentuk beasiswa anak-anak mis­kin agar semuanya bisa sekolah.


Kalau harga BBM naik, pasti sembako, ongkos transportasi, dan kebutuhan lainnya pasti naik, bukankah ini mencekik rakyat?

Makanya pemerintah  akan meng­gunakan dana dari peng­he­matan anggaran ini untuk rakyat. Kami sedang memformulasikan jum­lah besaran dan mekanisme Bantuan Langsung Tunai (BLT) se­bagai konsekuensi kenaikan harga BBM subsidi.

BLT ini akan diberikan kepada masyarakat kelas menengah ke bawah yang membutuhkan. Se­mua­nya sedang  disiapkan. Kom­pensasi ini kita berikan agar ma­syarakat tidak merasa berat de­ngan kenaikan harga BBM.


Berapa BLT itu, jangan-ja­ngan sama seperti sebelum­nya?

Sedang dibahas. BLT itu ke­mung­kinan akan diberikan se­lama delapan bulan kepada ma­syarakat.


O ya, apakah  pejabat boleh menikmati BBM bersubsidi?

Tidak. Para pejabat ini tetap dikenakan pembatasan BBM ber­s­ubsidi. Cakupan pejabat ini yak­ni pejabat pusat, daerah, badan usaha milik negara dan badan usaha milik daerah.

Saya justru berharap agar pin­dah ke transportasi umum, se­hingga penggunaan BBM ber­subsidi bisa berkurang. Selain itu, para pejabat ini bisa pindah ke Bahan Bakar Gas.


Memakai BBG dinilai ribet karena harus memasang con­verter kit?

Ya. Memang sedikit ribet. Tapi kalu mau, semua bisa dilakukan. Bahkan mobil pribadi saya sudah dipasang alat penghematan BBM yang menghemat hingga 30 per­sen. Kadang-kadang saya naik bus way.  [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya