Berita

sayrief hasan/ist

Menteri Syarif Hasan Sesalkan Sikap Dirjen Keuangan yang Tetap Naikan Pajak untuk UMKM

SELASA, 14 FEBRUARI 2012 | 11:24 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, menyayangkan sikap Direktorat Jenderal Keuangan yang mengabaikan sektor Usaha Mikro, Kecil Dan Menengah (UMKM) dengan tetap menaikkan pajak.

"Ini kabar buruk buat sektor usaha kecil menengah sebagai salah satu penopang pertumbuhan ekonomi nasional," kata Syarief Hasan, di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta (Selasa, 14/2).

Menurut Syarief, sektor UMKM harus mendapat perhatian khusus, dengan salah satunya mendapat keringanan pajak untuk sektor usaha yang secara langsung berhubungan dengan masyarakat.


"Sektor usaha besar mendapat tax holiday, kenapa UMKM tidak bisa mendapat seperti itu?" katanya.

Syarief juga mengusulkan agar UMKM dengan omzet di bawah Rp 300 juta setahun tidak dikenai pajak. Hal ini untuk menggenjot sektor mikro agar semakin kuat dalam berusaha.

"Saya terus berdoa, yang omzetnya 300 juta ke bawah kalau bisa dibebaskan saja pajaknya supaya UKM lebih meningkat," harap Syarif.

Sebelumnya, Direktur Jenderal (Dirjen) Pajak Fuad Rahmany dalam media gathering di Lido Lakes Resort, Sukabumi, Sabtu (11/2), mengatakan akan mengenakan tarif kepada UKM dan perusahaan tambang. Hal ini dilakukan untuk mengamankan penerimaan pajak 2012 yang ditargetkan mencapai Rp 1032 triliun. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya