Berita

Menteri Syarif Sambut Penawaran US-ASEAN Busniss Council

SENIN, 13 FEBRUARI 2012 | 23:06 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Kementerian Koperasi dan UKM menyambut positif uluran tangan dari delegasi US-ASEAN Business Council yang segera memberi bantuan pelatihan dan pendampingan serta finansial kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah Indonesia.

"Penawaran yang diberikan sangat positif, dan kita bisa bersinergi dengan agenda mereka yang telah berpengalaman," ujar Menteri Koperasi dan UKM Sjarifuddin Hasan kepada wartawan seusai menerima delegasi US-ASEAN Business Council beberapa waktu lalu.

Delegasi tersebut dipimpin Stephen Collins sebagai Regional Managing Directors ASEAN didampingi beberap pejabat lain serrta anggotanya. Sjarifuddin Hasan didampingi para Deputi terkait serta staf ahlinya.


Menurut Sjarifuddin Hasan, penawaran yang diberikan sangat berharga dan harus diterima, karena program serupa juga telah diimplementasikan di negara-negara lain. Dan pada tahun ini hadir di Indonesia dengan maksud dan tujuan sama.

Selain meningkatkan kapasitas SDM pelaku koperasi dan usaha mikro, kecil dan menengah (KUMKM),  US-ASEAN Business Council juga menjanjikan akses pembiayaan ke lembaga perbankan untuk mengatasi kelemahan pembiayaan di Indonensia seklama ini.

"Jadi, kerja sama ini akan menghasilkan iklim usaha yang lebih kondusif di Indonesia apabila kita memanfaatkan fasilitasi yang mereka tawarkan, yakni teknologi, peningkatan kapasitas SDM hingga pendampingan," tukas Sjarifuddin Hasan.

Dua perusahaan teknologi dan informasi yang tergabung dalam forum tersebut, yakni Microsoft dan Google lebih dulu aktif meningkatkan kapasitas pelaku koperasi Indonesia melalui penciptaan koperasi online hingga 100.000 unit.

Pada kesempatan itu Stephen Collins mengungkapkan bahwa tujuan pertemuan mereka dengan Menteri Koperasi dan UKM untuk menjalin kerja sama melalui perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat dengan perusahaan ASEAN, khususnya skala usaha kecil menengah (UKM).

Poin lainnya adalah melaksanakan transfer teknologi terhadap pelaku UKM Indonesia dan ASEAN umumnya. Termasuk bantuan pengembangan UKM untuk sektor pembiayaan hingga pemasaran.

US-ASEAN Business Council dan Kementerian Koperasi dan UKM sepakat menetapkan David Kiu selaku Regional Director Government Affairs Asia menjadi penghubung untuk memperlancar kerja sama tersebut.

Terutama untuk menyelenggarakan salah satu kegiatan paling dekat, yakni workshop tentang pengembangan SDM maupun mengenai lingkungan hidup.  [dem]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya