Berita

syarif hasan/ist

Tahun 2012, Satu Koperasi Indonesia Harus Masuk 300 Koperasi Terbesar Dunia

SENIN, 30 JANUARI 2012 | 11:31 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pada tahun 2012, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah akan mengusahakan salah satu koperasi di Indonesia bisa masuk dalam jajaran 300 koperasi terbesar di dunia.

Hal itu disampaikan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Syaref Hasan dalam acara Orientasi Jurnalis dan Program Kemenkop dan UKM tahun 2012, di Jakarta (Sabtu, 28/1).

"Saya berusaha keras koperasi Indonesia agar bisa masuk salah satu 300 koperasi dunia yang disebut Global 300," katanya


Seandainya salah satu koperasi Indonesia sudah bisa mencapai Global 300, jelasnya, otomatis tanah air menjadi sorotan dunia bisnis internasional, terutama para investor asing.

"Kalau bisa terdaftar itu ada pengakuan dari dunia. Karena kita kurang memperhatikan masalah Global 300 koperasi, kalau terdaftar salah satu koperasi itu pengakuan dunia," ungkap menteri yang juga pengurus Partai Demokrat tersebut.

Hal yang sangat menunjang koperasi Indonesia bisa naik kelas ke level internasional, karena jumlah koperasi di Indonesia merupakan jumlah terbanyak di seluruh dunia.

"Indonesia punya 188 ribu. Koperasi itu terbesar di seluruh dunia, tak ada negara lain yang lebih besar dari kita," demikian Syarif. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya