RMOL. Meskipun sibuk dengan pekerjaannya, namun Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Ir H Alex Nurdin kemarin masih menyempatkan diri meninjau fasilitas dan lokasi penyelenggaraan Parliamentary Union of The OIC Member States (PUIC) ke-7 di Hotel Arya Duta Palembang.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Sumsel didampingi Sekretaris PUIC Daerah Drs H Nasrun Umar MM dan Plt Kepala Biro (Karo) Humas dan Protokol Provinsi Sumsel Richard Chahyadi. Peninjauan ini berlangsung selama lebih kurang 30 menit.
Beberapa tempat dan fasilitas yang ditinjau Gubernur Sumsel yaitu Media Center (MC) PUIC ke-7, Stand Pameran produk lokal dan kerajinan masyarakat Sumsel, stand registrasi anggota Konferensi, ruang kesehatan dan tenda rondes yang dijadikan pusat jamuan makan siang selama konferensi.
Bahkan, Gubernur Sumsel juga meninjau tempat persidangan yang saat itu sedang berlangsung sidang dan sidang ini dipimpin Ketua Kerjasama Antar Parlemen (KSAP) Dr. Hidayat Nurwahid. Selain itu Gubernur Sumsel juga meninjau tempat yang akan dipakai Presiden Republik Indonesia Dr H Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang akan datang pada 30 Februari mendatang untuk membuka Konferensi PUIC ke-7.
Alex mengatakan, untuk semua persiapan fasilitas dan lokasi penyelenggaraan PUIC ke-7 tersebut sudah sangat baik dan profesional. “Ya, untuk semua kesiapan fasilitas dan lokasi tidak ada masalah, cuma tadi saya minta kepada panitia untuk mengganti ruang kesehatan karena ruang kesehatan yang ada saat ini saya nilai
space-nya sangat sempit,†katanya.
Lebih lanjut diungkapkannya, meskipun Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel hanya sebagai suporting, namun jika ada kekurangan terutama fasilitas maka pihaknya siap akan membantu. “Saya harapkan jika ada kekurangan terutama fasilitas tolong sampaikan dengan saya, saya akan segera melengkapi fasilitas yang kurang itu. Hal ini kita lakukan karena ini tidak hanya membawa nama Provinsi Sumsel saja tapi juga membawa nama bangsa Indonesia,†ungkap Alex.
Sementara itu Sekretaris Sekretaris PUIC Daerah Drs H Nasrun Umar MM mengatakan, memasuki hari kedua pelaksanaan konferensi yang dihadiri 40 dari 51 negara anggota dan tujuh organisasi dunia ditambah enam negara peninjau, semuanya berlangsung aman dan tidak ada keluhan dari masing-masing delegasi. “Semua fasilitas tersedia, termasuk penterjemah ke dalam lima bahasa di arena sidang dan rapat anggota Parlemen negara-negara Islam sehingga konferensi PUIC ke-7 ini bisa berlangsung sukses. Nah untuk ruang kesehatan itu kita akan segera mengantinya dengan space yang lebih besar lagi,†katanya singkat.
Sedangkan Kepala Bagian (Kabag) Pemberitaan dan Penerbitan DPR RI yang juga panitia pelaksana, Djustiawan W menambahkan, secara umum fasilitas yang disiapkan pihaknya untuk penyelenggaraan Konferensi PUIC ke-7 ini sudah bagus dan sudah siap. “Untuk fasilitasnya kita sudah siap dan kami sangat menyambut positif pernyataan Gubernur Sumsel yang akan membantu fasilitas jika mengalami kekurangan,†ujarnya.
[arp]