Berita

Alex Nurdin/ist

JK: Kans Alex Nurdin Jadi DKI -1 Terbuka Lebar

RABU, 25 JANUARI 2012 | 23:24 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Bekas Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menilai kans Gubernur Sumatera Selatan Alex Nurdin untuk maju di Pilkada DKI Jakarta terbuka lebar. Asal, Alex punya konsep dan pengalaman memimpin. Nah, dengan pengalaman jadi gubernur di Sumatera Selatan, satu kaki Alex menuju DKI-1 mulai kelihatan.
   
“(Alex Nurdin) punya kans, selama dia mempunyai konsep dan pengalaman memimpin daerah semua punya kans. Cuma apakah dia akan maju kan saya belum tahu. Jadi kita tunggu saja,” kata Jusuf Kalla saat dikontak Rakyat Merdeka, malam ini.
   
Hanya saja, JK belum berani memprediksikan apakah Alex bisa melenggang menuju DKI-1 mengingat Partai Golkar harus koalisi dulu dengan partai-partai lain yang memiliki kursi di DKI Jakarta. Golkar sendiri hanya memiliki 7 kursi di DPR, sementara syarat agar bisa mengajukan pasangan calon adalah minimal 15 kursi.
   

   
“Tidak ada yang bisa meramalkan itu, karena kan harus gabung dengan koalisi karena Golkar belum cukup kursi ajukan satu pasang calon,” jelasnya.
   
Namun JK mengingatkan, siapapun bisa maju memimpin Jakarta asalkan mampu mengelola Jakarta dengan baik. Toh Jakarta merupakan daerah ibukota sehingga masalah ke-daerahan tidak berlaku disini.
   
Tapi yang jelas, JK menganggap perhelatan Pilkada DKI Jakarta bukanlah peristiwa yang luar biasa. Hanya saja, JK berharap siapapun yang mau nyalon DKI-1, bisa membangun Jakarta yang lebih baik.
   
“Bisa perbaiki kota ini, bisa lebih baik bagi masyarakat Jakarta, bisa atasi kemacetan, banjir, buat banyak taman, sehingga masyarakat ini bisa lebih ademlah. Kondisi Jakarta saat ini kan sangat padat sehingga sedikit-sedikit berkelahi, orang stress, jadi perbaiki semua itu,” ujarnya.
   
Di tempat terpisah, Pengamat politik Sukardi Rinakit menganggap Alex Nurdin salah satu kandidat yang perlu diperhitungkan di Pilkada DKI Jakarta. Hanya saja ini terjadi bila Golkar mampu meng-endorse Alex tuk maju di DKI mengingat kursi Golkar belum mencukupi untuk ajukan satu pasang calon.
   
“Ada tiga figur yang perlu diwaspadai, Foke (Fauzi Bowo, incumbent), Alex Nurdin bila di-endorse Golkar dan Faisal-Biem yang bebas di tengah kejenuhan partai,” kata Sukardi.
   
Pria yang akrab disapa Cak Kardi ini memprediksi, akan ada empat pasang calon gubernur yang kemungkinan bertarung di DKI Jakarta. Calon itu, yakni Fauzi Bowo dengan dukungan PKS, Demokrat yang belum jelas warna calonnya, koalisi Golkar dengan Alex Nurdin bakal calonnya, dan Faizal Basri-Biem dari kalangan independen.
   
“Koalisi Golkar perlu diperhitungkan jika koalisi dengan Gerindra dan partai-partai lainnya,” ujarnya.

Sukardi berpendapat, Alex termasuk kandidat yang cukup diperhitungkan mengingat di poling survei saja milik Rakyat Merdeka¸ popularitas Alex mulai menanjak dengan berada di urutan kedua, di bawah Foke. Alex juga, dalam kacamata Sukardi, termasuk salah satu gubernur yang sukses memimpin Sumatera Selatan.
   
“Mailting pot DKI Jakarta itu warganya darimana saja. Jadi tidak ada masalah bagi Alex karena Jakarta ini pertemuan dari semua. Gubernur DKI juga setara dengan menteri,” jelasnya.
   
Mengenai kemungkinan Alex akan masuk putaran kedua, Sukardi tidak berani memprediksi. “Susah diprediksi karena harus lihat dulu koalisi. Tapi tiga figur itu yang perlu diwaspadai, Foke yang sudah bekerja untuk DKI dan punya jaringan, Alex yang sudah terbukti di Sumsel dan Faizal-Biem independen,” tambah dia.[arp]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya