Berita

Marzuki Alie

Wawancara

WAWANCARA

Marzuki Alie: Sekjen DPR Minta Maaf, Masa Saya Marah Terus

SELASA, 24 JANUARI 2012 | 08:39 WIB

RMOL. Ketua DPR Marzuki Alie berharap KPK segera menyelidiki apakah ada pelanggaran pidana dalam proyek ruangan Badan Anggaran (Banggar) DPR.

“Kan sudah diserahkan ke KPK. Kita tunggu saja hasilnya. Kalau saya banyak bicara, bisa tambah ruwet. Tunggu saja KPK be­kerja,” katanya kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.

Sebelumnya  Marzuki mela­por­kan ke KPK bahwa Badan Ke­hormatan DPR sudah memeriksa tiga pihak terkait dengan renovasi ruang Banggar yang menelan biaya hingga Rp 20,3 miliar.

“Tetapi hingga kini saya belum dapat laporannya,” ujarnya.

Dengan diserahkannya kasus ini ke KPK, Marzuki tidak akan menuduh seseorang terkait pro­yek tersebut.

“Ya saya laporkan apa adanya. Saya tidak mau menuduh seseo­rang karena saya tidak mau me­nyebutkan nama. Biar KPK se­cara transparan menyebutkan hasilnya nanti,” paparnya.

Berikut kutipan selengkapnya:


Kenapa Anda bersama Sek­jen DPR ke KPK?

Saya marah itu wajar. Karena memang saya tidak dilapori. Padahal sudah saya ingatkan agar dilaporkan ke saya. Kalau  ada yang penting harus dilaporkan.

Sebab, saya sering banyak ra­pat seperti tamu asing, undangan, atau surat menyurat yang meng­habiskan waktu hingga dua jam, sehingga saya sering tidak ikut rapat  BURT.


Masa sih Anda tidak tahu ha­sil rapat BURT mengenai pro­yek ruang Banggar itu?

Kerja Ketua DPR itu ribet dan banyak. Makanya saya minta agar dilaporkan.  Karena itu tidak dilakukan, ya saya kasih peringa­tan langsung keras. Setelah diberi peringatan, Ibu Sekjen DPR Nining Indra Saleh ke rumah saya untuk meminta maaf.

       

Apa yang dibicarakan saat Sekjen DPR ke rumah Anda?

Dia meminta maaf karena ke­lupaan untuk melaporkan secara lengkap mengenai renovasi ruang Banggar itu. Karena sudah minta maaf, masa saya marah terus. Akhirnya saya ajak dia (Nining Indra Saleh) ke KPK. Saya la­porkan saja bersama-sama ke KPK.

 

Apa maksudnya?

Saya nggak ada dendam. Ke­wajiban saya memberi peringa­tan, ya saya beri peringatan. Te­tapi karena sekarang kasusnya sudah diserahkan ke KPK, ya sudah biarkan KPK saja bekerja menyelidiki kasus ini.


Apakah surat peringatan ter­hadap Nining juga dilayangkan ke Setkab?

Belum sampai ke sana, kecuali kalau positif untuk mengganti. Karena ini masih dalam proses KPK, biarkan KPK saja yang me­nyelesaikannya.


Apa Anda setuju jika BURT dibubarkan?

Saya setuju. Memang lembaga yang satu ini membahas renovasi toilet, parkir dan lainnya. Kan nggak lucu. Lembaga itu bukan ngurusi hal seperti itu. DPR tu­gasnya mengurusi rakyat, legis­lasi, budget dan pengawasan. Yang mengurusi tetek bengek itu nggak usah orang politik.

 

Tugas itu ditangani siapa?

Ya, Sekjen. Sebab, itu kan tu­gas­nya. Kami nggak perlu tahu.


Kenapa jabatan Ketua DPR dirangkap Ketua BURT?

Itu sesuai perintah  Undang-Undang. Makanya saya bagi-bagi tugas saja ke wakil-wakil. Wakil BURT ini ada bidang anggaran, kebijakan dan pegawasan.

Wakil-wakil itu yang memim­pin rapat. Saya hadir kalau di­anggap ada penting. Tetapi hal yang penting ini tidak dilaporkan Sekjen ke saya. Makanya saya beri peringatan.

    

Bukankah ada wakil BURT yang hadir. Dalam rapat itu??

Saya tidak tahu karena tidak dilaporkan. Sering kali rapat di BURT itu bentrok waktunya. Maka­nya rapat BURT soal inter­nal saya serahkan ke wakil. Suara saya bukan suara otoritas tapi suara anggota juga. Beda dengan voting yang satu suara. Ketua BURT tidak power full.

Saya juga nggak mau menya­lahkan Pius Lustrilanang. Meski dia yang memimpin rapat. Ke­putusan itu kan keputusan rapat, bukan keputusan Pius.

Selama ini BURT nggak pa­ham mengenai teknis hitung-hitungan.


Kenapa jabatan Ketua DPR dirangkap Ketua BURT?

Itu sesuai perintah  Undang-Undang. Makanya saya bagi-bagi tugas saja ke wakil-wakil. Wakil BURT ini ada bidang anggaran, kebijakan dan pegawasan.

Wakil-wakil itu yang memim­pin rapat. Saya hadir kalau di­anggap ada penting. Tetapi hal yang penting ini tidak dilaporkan Sekjen ke saya. Makanya saya beri peringatan.

    

Bukankah ada wakil BURT yang hadir. Dalam rapat itu??

Saya tidak tahu karena tidak dilaporkan. Sering kali rapat di BURT itu bentrok waktunya. Maka­nya rapat BURT soal inter­nal saya serahkan ke wakil. Suara saya bukan suara otoritas tapi suara anggota juga. Beda dengan voting yang satu suara. Ketua BURT tidak power full.

Saya juga nggak mau menya­lahkan Pius Lustrilanang. Meski dia yang memimpin rapat. Ke­putusan itu kan keputusan rapat, bukan keputusan Pius.

Selama ini BURT nggak pa­ham mengenai teknis hitung-hitungan.


Pembangunan gedung baru DPR tidak jadi, makanya ba­nyak proyek renovasi, apa be­nar begitu?

Saya nggak mau ambil pusing karena itu urusan Sekjen. Penga­daannya 100 persen dilakukan Sekjen sebagai kuasa pengguna anggaran. Tidak ada hubu­ngan­nya dengan DPR waktu penga­daan.

Banyak yang sering keliru mengartikan BURT. Anggota BURT itu hanya perencanaan tok, titik. Itu pun tidak paham betul. Sedangkan eksekusinya tetap pada kesekjenan. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

UPDATE

Presiden Prabowo Disarankan Tak Gandeng Gibran di Pilpres 2029

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:52

Prabowo Ajak Taipan Bersatu dalam Semangat Indonesia Incorporated

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:51

KPK Siap Hadapi Gugatan Praperadilan Mantan Menag Yaqut Cholil

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:44

Perluasan Transjabodetabek ke Soetta Harus Berbasis Integrasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:38

Persoalan Utama Polri Bukan Kelembagaan, tapi Perilaku dan Moral Aparat

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:18

Pemerintah Disarankan Pertimbangkan Ulang Pengiriman Prajurit TNI ke Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 13:00

Menkop Ajak Polri Ikut Sukseskan Kopdes Merah Putih

Rabu, 11 Februari 2026 | 12:01

Iran Sebut AS Tak Layak Pimpin Inisiatif Perdamaian Gaza

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:53

MUI Tegaskan Tak Pernah Ajukan Permintaan Gedung ke Pemerintah

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:43

Menkes Akui Belum Tahu Batas Penghasilan Desil Penerima BPJS

Rabu, 11 Februari 2026 | 11:32

Selengkapnya