Berita

PKS: Demonstrasi di Depan DPR Mesti Difasilitasi

SABTU, 21 JANUARI 2012 | 10:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Sudah lebih dari 40 hari puluhan warga Pulau Padang, Riau, menggelar demonstrasi di depan kompleks wakil rakyat di Senayan. Sudah selama itu pula beberapa dari mereka menjahit mulut sebagai bentuk protes atas kasus pertanahan yang terjadi di kampung halaman mereka.

Bagi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), demonstrasi yang sudah berlangsung berpuluh-puluh hari ini amat memprihatinkan. Terlebih karena DPR yang menjadi tujuan utama demonstran tidak memberikan perhatian yang serius. 

"Semestinya warga yang melakukan aksi ke DPR ini difasilitasi," ujar Ketua Fraksi PKS Mustafa Kamal, kemarin (Jumat, 20/1).

Menurut Mustafa Kamal, kompleks wakil rakyat adalah rumah rakyat dan rumah aspirasi. Sehingga rakyat dari kelompok manapun bisa memasuki dan menyampaikan aspirasi baik secara perorangan maupun kelompok.

"Sebaiknya, siapa yang datang berdemo, difasilitasi, disediakan panggung, sound system, tenda dan sebagainya," ujar Mustafa Kamal lagi.

Ia membandingkan perhatian DPR terhadap kebun rusa dengan sambutan yang diberikan kepada demonstran.

"Kebun rusa aja dirawat dan diperhatikan. Kenapa masyarakat tidak diperlakukan demikian," tanya dia.

Usul membangun panggung untuk masyarakat yang datang ke DPR dalam menyampaikan aspirasi tersebut sudah diusulkan PKS tahun lalu. Namun belum juga direalisasikan hingga hari ini.

"Malah ruang Badan Anggaran yang direnovasi dengan miliaran rupiah," demikian Mustafa Kamal. [guh]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya