Berita

ifdhal kasim/ist

KASUS BIMA

Komnas HAM Suruh Bupati Bima, Gubernur NTB dan Kementerian ESDM Cabut Izin Pertambangan

SENIN, 16 JANUARI 2012 | 14:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menemukan ada tiga orang yang meninggal dalam kasus Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mereka adalah Arif Rahman (18), Syaiful (17) dan satu orang di rumah atas nama Syarifudin (46).

Penemuan Komnas HAM ini berbeda dengan hasil temuan polisi, yang hanya menemukan dua orang. Berkaitan dengan itu, Komnas HAM berjanji akan mendalami dan memastikan apakah korban yang ditemukan itu merupakan bagian dari peserta aksi blokade tersebut atau tidak

"Kami baru sekali kesana (Sape), ke depan akan kita lanjutkan lagi penyelidikannya," kata Ketua Komnas HAM, Ifdhal Kasim,  di ruangan Komisi III DPR Jakarta (Senin, 16/1).


Ifdhal mengakui, hasil penyelidikan yang dilakukan oleh Komnas HAM atas penembakan di Bima itu belumlah selesai. Namun Komnas HAM telah memberikan rekomendasi kepada Bupati Bima, Gubernur NTB dan Kementerian ESDM, agar mencabut izin pemberian penambangan itu.

Selain itu, masih kata Ifdhal, dalam penemuan Komnas Ham, ada 30 warga mengalami luka tembak, 9 orang mengalami kekerasan, 10 orang merupakan korban anak-anak, satu orang korban yang belum kembali dan 12 unit kantor pemerintah dan 56 rumah pejabat dan penduduk yang rusak atau terbakar. [ysa]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya