Berita

mirwan amir/ist

Diduga Sebagai "Ketua Besar", Mirwan Amir Khawatir Nazaruddin Labil

JUMAT, 13 JANUARI 2012 | 11:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Simpang siur tentang siapa "Ketua Besar" yang disebut dalam pembicaraan antara Angelina Sondakh dengan Mindo Rosalina Manulang tidak temui titik terang.

Pengacara Muhammad Nazaruddin, Hotman Paris Hutapea, menyatakan, "Ketua Besar" yang disebut-sebut dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Mindo Rosalina Manulang itu berinisial MA, yang kemungkinan besar menjabat pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR. Seperti diketahui, Ketua Pimpinan Badan Anggaran adalah Melchias Markus Mekeng (Golkar) sementara wakilnya, Tamsil Linrung (PKS), Mirwan Amir (Demokrat) dan Olly Dondokambey (PDIP).

Mirwan Amir yang merasa tersudutkan mengaku kian bingung dengan pernyataan-pernyataan dari pihak Nazaruddin.


"Saya bingung, katanya Ketua Besarnya Pak Mekeng, sekarang MA," kata politisi Demokrat itu kepada wartawan di gedung DPR, Jumat (13/1).

Mungkin saja, lanjut Mirwan, kondisi Nazaruddin sedang tidak stabil dan itu membuat pernyataannya selalu berubah.

"Saya tidak tahu kenapa saya disebut inisial MA, saya kan Wakil Ketua Banggar," tegasnya.

Pekan lalu sebelum sidang, mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Nazaruddin, mengungkapkan fakta-fakta versinya soal siapa saja bekas koleganya di Demokrat yang terlibat. Ketika ditanyakan tentang "Ketua Besar", dia membenarkan yang dimaksud adalah Melchias Marcus Mekeng (Ketua Banggar DPR).

Sementara, mantan anak buah Nazaruddin di PT Anugrah Nusantara, Mindo Rosalina Manulang, menyarankan tanyakan kepada Angelina Sondakh soal "Ketua Besar".[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya