Berita

saleh p daulay/ist

Indonesia Akan Jalan di Tempat Kalau Intelektual Disingkirkan

RABU, 11 JANUARI 2012 | 22:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dari 106 orang pendaftar komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang lolos secara administrasi hanya sedikit yang mempunyai jaringan yang bagus. Padahal, dalam penyelenggaraan pemilu, faktor keluasan jaringan sangat membantu kerja-kerja KPU.

Hal itu dikemukakan pengamat politik Saleh P. Daulay  kepada Rakyat Merdeka Online (Rabu, 11/1).

Tidak hanya yang memiliki jaringan luas, calon yang tidak diloloskan pansel itu termasuk para akademisi yang selama ini konsen mengurusi Pemilu. Seperti peneliti dan pengamat politik senior dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Syamsuddin Haris.


"Kalau Pansel sudah tidak percaya lagi pada akademisi dan intelektual untuk menyelenggarakan pemilu, maka dipastikan bangsa ini akan jalan di tempat dan jauh dari kemajuan," tegas alumnus Colorado State University Amerika Serikat yang saat ini mengajar di FISIP UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.[dem]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya