Berita

saleh daulay

Timsel Tak Fair, Bahkan Anggota KPU yang Gagal dan Pernah Dipecat pun Diloloskan

RABU, 11 JANUARI 2012 | 13:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Tim Seleksi (Timsel) Calon anggota KPU dan Bawaslu telah mengumumkan nama-nama yang lolos secara administrasi. Dari 606 pendaftar dan mengembalikan berkas administrasi untuk KPU, hanya 106 orang yang lolos.

Tapi, dilihat dari nama-nama yang lolos tersebut, Timsel KPU dituding tidak fair dalam menyeleksi.

"Hampir semua calon anggota KPU yang diloloskan adalah mereka yang sudah pernah duduk di KPU, KPUD, Bawaslu, dan Panwas. Hanya sekitar 5 persen yang (lolos) bukan berasal dari komponen itu seperti Hadar Gumay dan Jeirry (Sumampouw)," jelas pengamat politik Saleh P. Daulay kepada Rakyat Merdeka Online siang ini (Rabu, 11/1).


Baik Hadar dan Jeirry, merupakan sama-sama pengamat Pemilu selama ini. Hadar peneliti dari Center for Electoral Reform dan Jeirry pengamat Komite Pemilih Indonesia.
 
Karena itu, termasuk yang diloloskan oleh Timsel KPU adalah tiga anggota KPU yang ikut kembali mendaftar. Ketiganya adalah Hamonangan Sirait, I Gusti Putu Artha dan Sri Nuryanti.  "Pemilu yang lalu jelas-jelas dinilai banyak kekurangan dan cenderung gagal. Nah, Pansel masih meloloskan orang-orang itu," tegas Saleh.

Bahkan, dan ini yang ironis, Timsel KPU juga meloloskan calon yang pernah dipecat saat menjadi anggota KPUD karena melalukan kesalahan. "Ada lagi temuan saya yang ironisnya. Ada calon yang diloloskan sementara dia sudah pernah diberhentikan dari KPUD karena pernah melakukan kesalahan," ungkap Saleh.

Dalam pengamatan Saleh ada dua calon yang seperti itu diloloskan oleh Timsel KPU. Salah satunya adalah Nicolaus Ansanay, yang pernah diberhentikan dari Jaya Pura. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya