Berita

warga jahit mulut/rmol

Dua Anggota DPR Ikut Warga Demo Kantor Zulkifili Hasan

JUMAT, 06 JANUARI 2012 | 12:17 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Dua anggota Komisi III DPR Ahmad Yani dan Martin Hutabarat menemui puluhan warga yang menduduki depan Gedung DPR. Warga sudah hampir satu bulan menginap mendirikan tenda dan melakukan aksi jahit mulut karena merasa dirampas haknya oleh pemerintah dan pemodal. Namun sedikit sekali atensi yang diberikan pemerintah dan DPR.

Ahmad Yani dan Martin Hutabarat berjanji ikut bersama warga Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau ke kantor Kementerian Kehutanan. Warga dan pihak Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan dijadwalkan bertemu pukul 14.00 WIB. Pertemuan juga akan melibatkan pejabat dari Kabupaten Kepulauan Meranti, seperti Bupati Kepulauan Meranti, Ketua DPRD Meranti dan 11 orang kepala desa.

"Kami akan bersama warga Pulau Padang ke pihak Kementerian Kehutanan. Kami tidak mengumumkan kepada kawan-kawan Komisi III yang lainnya, namun kalau mau ikut silakan," terang Yani di depan Gedung DPR, Senayan, Jumat siang (6/1).


Warga petani Pulau Padang sudah 26 hari menduduki depan gedung DPR dengan mendirikan tenda dan sampai sekarang tuntutan mereka belum dipenuhi. Dengan melakukan aksi jahit mulut, mereka tetap bersikeras meminta Kementerian Kehutanan segera mencabut izin PT. Riau Andalan Pulp Paper. Perusahaan itu sudah merusak ekosistem hutan industri di wilayah mereka dan menggusur lahan yang dimiliki warga setempat.

Pekan lalu mereka marah karena merasa dibohongi pihak Kementerian Kehutanan perihal surat kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti. Hingga kini tidak ada pencabutan Surat Keputusan (SK) Menteri Kehutanan Nomor 327 Tahun 2009. SK yang ditandatangani MS Kaban itu merupakan izin operasional hutan tanaman industri (HTI) yang dikantongi PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP).[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya