ilustrasi
ilustrasi
RMOL. Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) mengingatkan kembali bahwa wilayah Indonesia merupakan daerah rawan bencana geologi seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir dan tanah longsor.
Bencana akibat hidrometeorologis diproyeksikan akan lebih banyak terjadi di masa yang akan datang. Dalam catatan IAGI sepanjang 2011, bencana alam begitu akrab dengan masyarakat Indonesia. Terhitung bencana banjir 394 kali, banjir bandang 122 kali, longsor 233 kali, dan gunung api empat kali. Angka ini sangat mungkin bertambah dalam laporan yang masih disusun oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
Ketua Umum IAGI, Rovicky Dwi Putrohari, di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta (Kamis, 5/1), menyatakan, banyaknya bencana tersebut dipicu oleh perubahan iklim global. Perubahan iklim global telah menyebabkan anomali curah hujan. Hal itu yang memicu daerah rawan longsor dan rusaknya sistem drainase.
Populer
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
UPDATE
Senin, 06 April 2026 | 18:15
Senin, 06 April 2026 | 17:59
Senin, 06 April 2026 | 17:45
Senin, 06 April 2026 | 17:45
Senin, 06 April 2026 | 17:37
Senin, 06 April 2026 | 17:25
Senin, 06 April 2026 | 17:21
Senin, 06 April 2026 | 17:12
Senin, 06 April 2026 | 16:59
Senin, 06 April 2026 | 16:55