Berita

syarief hasan/ist

Ada Potensi Besar di Pasar Permata Rawabening

RABU, 04 JANUARI 2012 | 13:22 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, menilai potensi pasar permata Rawabening, Jatinegara, Jakarta Timur, sangat besar untuk dikembangkan terutama sisi kualitas produk hingga kualitas sumber daya manusia atau pengrajinnya.
   
"Potensi pengrajinnya luar biasa tinggi dengan kualitas produk yang begitu bagus. Ini perlu ada dorongan agar lebih berkembang," kata Menteri Syarifuddin Hasan saat melakukan kunjungan ke Jakarta Gem's Center (JGC) Pasar Permata Rawabening, Jakarta Timur, Rabu.
   
Untuk mendukung perkembangan pedagang dan perajin (pengrajin) di pasar tersebut, pihaknya akan memfasilitasi perkuatan modal melalui Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB)-KUMKM.
   

   
Menteri mengatakan, koperasi yang beroperasi di pasar itu yakni Koperasi Pedagang Pasar (Koppas) Rawabening diminta untuk menjadi pihak yang menyalurkan secara channeling dana bergulir dari LPDB kepada pedagang dan perajin di Pasar Rawabening.
   
"Kami juga akan membantu mempromosikan produk-produk mereka yang berkualitas karena saya lihat promosi mereka masih sangat kurang," katanya.
   
Pihaknya menyayangkan kenyataan bahwa selama ini banyak pembeli dari luar negeri yang datang untuk membeli dalam jumlah besar dan menjualnya kembali ke pasar internasional dengan harga yang lebih tinggi serta produknya diklaim sebagai produk mereka.
   
"Jadi saya minta Koppas Rawabening untuk menyeleksi produk terbaiknya di sini dan kami siapkan display khusus di SME Tower khususnya di UKM Gallery gratis agar bisa sekaligus dipasarkan di pasar yang lebih luas," katanya.
   
Pihaknya memiliki fasilitas ruang pamer untuk produk-produk UKM terbaik dari seluruh Indonesia di UKM Gallery di SME Tower, Jalan. Gatot Subroto, Jakarta, Selatan.
   
Menurut Menteri, sudah saatnya perajin dan pedagang permata di Pasar Rawabening berkembang mengingat saat ini saja potensi yang mereka miliki sudah sangat besar.
   
"Omzet pedagang rata-rata Rp 3 juta perhari sementara omzet perajinnya Rp 200 ribu perhari. Ini bisa ditingkatkan lebih besar lagi kalau mereka disuntik modal dan diberi akses pasar yang lebih luas," katanya.
   
Sementara itu Ketua Koperasi Pedagang Pasar (Koppas) Rawabening, Darto Caswan, mengatakan, selama ini anggotanya di Pasar Rawabening memang masih kesulitan modal operasional, karena dananya lebih banyak digunakan untuk investasi kios.
   
"Kebutuhan modal anggota besar. karena modal mereka banyak tersedot untuk investasi pembelian kios dan counter sehingga mereka memang butuh modal kerja lebih banyak, agar usahanya bisa lebih berkembang," katanya.
   
Pihaknya mendata saat ini ada sekitar 500 pedagang beroperasi di Pasar Rawabening dan yang menjadi anggota Koppas Rawabening sebanyak 400 orang.
   
Ke depan pihaknya berharap ada keterlibatan pemerintah untuk mendukung perkembangan anggota koperasi di pasar Rawabening sekaligus pedagang dan perajin di dalamnya.[arp]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya