Berita

jokowi

Kemenhub Tak Tahu Bagaimana Status Mobil yang Dipakai Jokowi

RABU, 04 JANUARI 2012 | 12:43 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL.  Mobil “Kiat Esemka” buatan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Surakarta dan SMK Warga Surakarta menjadi pusat perhatian setelah Wali Kota Solo, Joko Widodo secara  resmi menggunakannya sebagai mobil dinas.

Padahal mobil itu belum mengantongi sertifikat tipe karena emisi gas buangnya belum memenuhi standar.

Terkait hal itu, Jubir Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan saat dihubungi Rakyat Merdeka Online (Rabu, 4/1), angkat bicara.


"Informasi yang saya peroleh mobil yang dipakai Pak Walikota tersebut adalah versi yang baru," jelasnya.

Artinya rekomendasi Kemenhub agar mesin mobil diperbaiki supaya memenuhi emisi gas buang sudah dijalankan?

"Ya kelihatannya. Namun, belum diajukan kembali untuk disertifikasi uji tipe," jawabnya.

Namun, saat ditanya apakah Jokowi sudah layak menggunakan mobil itu padahal belum mengantongi sertifikat tipe, Bambang tak mengomentarinya.

"Saya tidak mau masuk ke ranah itu ya. Karena yang mengeluarkan STNK (Surat Tanda Kendaraan Bermotor) bukan domain Kementerian Perhubungan," ujarnya.

Dia menjelaskan, untuk mobil boleh digunakan di jalan di jalan raya, harus mengantongi STNK. Katanya lagi, yang mengeluarkan STNK bukan pihaknya, jadi dia sama sekali tidak tahu mengenai status kendaraan tersebut.

"(Tapi) untuk memperoleh STNK mobil baru, itu harus punya namanya sertifikat tipe. Untuk mendapatkan sertifikat tipe harus diuji tipe," tandasnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya