Berita

Tahun 2011 Kementerian Koperasi Realisasi APBN 92,19 Persen

SELASA, 03 JANUARI 2012 | 19:15 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pada 2011, Kementerian Koperasi dan UKM  merealisasi APBN sekitar 92,19 persen dari total anggaran Rp 1,1 triliun. Sisa anggaran Rp 77,4 miliar merupakan penghematan operasional dan anggaran Dewan Koperasi Indonesia yang diblokir.

Demikian disampaikan Menkop dan UKM Syarief Hasan pada laporan akhir tahun kinerja instansinya.

"Penghematan dilakukan dari pemakaian listrik, telepon dan air serta berbagai efisiensi dari pelaksana kegiatan bersifat kontraktual seperti pelelangan, pekerjaan yang dikontrakkan kepada pihak ketiga," katanya.


Menurut dia, efisiensi atau penghematan dilakukan tanpa mengurangi kualitas pekerjaan, sedangkan blokir anggaran Rp 25 miliar dialokasikan bagi Dekopin. Namun, karena hingga tutup buku tidak bisa menyelesaikan program, dana dikembalikan ke kas negara. Dengan demikian total anggaran yang berhasil direalisasi instansi ini sekitar Rp 990,474 miliar. Kinerja yang dicapai instansinya, kata dia, telah dilaporkan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Terhadap kinerja binaan mereka, yakni pelaku UMKM, penyerapan tenaga kerjanya diperkirakan meningkat 3,55 persen, atau naik dari 99.401.775 orang pada 2010 menjadi 101.722.458 orang.

Selain itu juga terjadi peningkatan petumbuhan pada pelaku UMKM sebesar 2,02 persen. Pada 2010 jumlah UMKM sebanyak 55.206.44 unit, naik menjadi 54.559.969 unit hingga akhir Desember 2011.

Salah satu keberhasilan program yang dilaksanakan Kemenkop dan UKM pada 2011 adalah One Village One Product (OVOP). Program yang dikembangkan untuk mengeksploitasi komoditas unggulan daerah itu sebanyak delapan jenis. Masing-masing, jeruk kalamansi (Bengkulu), batik tulis (Pacitan, Jatim), nanas (Prabumulih, Sumsel), bordir (Tasikmalaya, Jabar), kopi organik (Tanggamus, Lampung), kakao (Palopo, Sulsel), tenun cual (Bangka Belitung), dan bawang goreng (Palu, Sulteng).[ald]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya