Berita

zulkifli hasan/ist

Petani Pulau Padang Merasa Dibohongi Zulkifli Hasan

SELASA, 03 JANUARI 2012 | 11:33 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Kelompok petani Pulau Padang, Kabupaten Kepulauan Meranti, Provinsi Riau menggeruduk kantor Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan, Jakarta, siang ini (Selasa, 3/1).

Puluhan warga yang sudah dua pekan menduduki gerbang DPR dan melakukan aksi jahit mulut ini tetap bersikeras meminta Kementerian Kehutanan segera mencabut izin PT. Riau Andalan Pulp Paper. Perusahaan itu sudah merusak ekosistem hutan industri di wilayah mereka dan menggusur lahan yang dimiliki warga setempat. Mereka juga marah karena merasa dibohongi pihak Kementerian Kehutanan perihal surat kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Lagi-lagi rakyat dibohongi. Katanya, Menhut sudah menyurati Bupati Kepulauan Meranti untuk merundingkan tuntutan pada hari ini. Ternyata, menurut Asisten I Bupati Kepulauan Meranti, Nudirman, pihaknya tidak pernah mendapat surat dari pihak Kemenhut," kata Koordinator Serikat Tani Nasional Binbin Firman Tresnadi kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (2/1).


Warga Pulau Padang menduga ada main mata antara pihak Zulkifli Hasan dengan Sukanto Tanoto (pemilik PT Riau Andalan Pulp and Paper). Sebelumnya dikabarkan bahwa demonstrasi di kantor Menteri asal PAN itu juga bakal dihadiri Bupati Meranti, yang akan sekaligus berdialog dengan Kemenhut. Bupati dijadwalkan akan membicarakan konflik antara warga dan PT. RAPP. Namun sampai sekarang tidak ada informasi kedatangannya.

"Mereka tak jadi datang, karena tak ada surat dari pihak Menhut ke Bupati," tambah Binbin

Ketika Rakyat Merdeka Onine menghubungi Assisten I Bupati Kepulauan Meranti, Nudirman tadi pagi, dia tidak bersedia memberikan tanggapan.

"Saya tidak bisa memberikan komentar, langsung saja ke Pak Bupati," singkatnya.[ald]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya