burhan azis/rmol
burhan azis/rmol
RMOL. Fungsionaris Partai Demokrat menunjukkan nalar yang sangat rendah kala melemparkan tanggungjawab atas kasus-kasus penembakan rakyat atau petani oleh aparat pemerintah yang kian mencolok selama 2011.
Hal itu dikatakan Koordinator Unit Kerja PDI Perjuangan di negeri Belanda, Burhan Azis, kepada koresponden Rakyat Merdeka Online di Belanda, kemarin (Senin, 2/1). Burhan menyebut fungsionaris Departemen Hukum dan HAM Partai Demokrat, Oka Wijaya, mencoba mengalihkan kasus-kasus pelanggaran HAM di zaman SBY kepada apa yang disebutnya salah penanganan di zaman pemerintahan Megawati Soekarnoputri.
Saat diwawancara Sabtu lalu, (31/12) Oka mengatakan bahwa konflik agraria lahan di Mesuji (Sumatera Selatan dan Lampung) sudah ada jauh sebelum SBY jadi Presiden. Terutama sekali, banyak salah penanganan di zaman Presiden Megawati. Menteri Kehutanan Nur Mahmudi Ismail waktu itu mengeluarkan SK yang berisi tentang perdamaian dengan perusahaan sawit. Sementara sebelumnya sudah ada SK yang sudah dikeluarkan di zaman Presiden Gus Dur.
Populer
Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26
Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37
Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48
Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06
Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01
Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17
Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16
UPDATE
Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51
Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28
Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09
Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39
Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18
Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11
Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55
Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42
Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44
Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22