Berita

PBNU: Pembakaran Pesantren Syiah di Sampang Bukan Konflik Agama

MINGGU, 01 JANUARI 2012 | 10:46 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama menanggapi pernyataan Ketua Dewan Syuro Ikatan Jamaah Ahlul Bait Indonesia (Ijabi) Jalaludin Rahmat terkait pembakaran pesantren Syiah di Sampang, Madura. Jalal mengatakan, Syiah merasa aman saat PBNU dipimpin almarhum Abdrurrahman Wahid.

Jurubicara PBNU Sultan Fatoni menegaskan, di era Gus Dur juga banyak terjadi konflik antara umat beragama. Misalnya pembakaran gereja di Tasikmalaya, Pasuruan, Situbondo. Namun, sejak awal, warga NU sudah diberi pemahaman, bahwa konflik antarumat beragama atau antarsesama umat bergama, itu pada prinsipnya adalah konflik sosial, yang tak berkaitan dengan keyakinan.

"Hanya, saat itu NU sejak awal, menunjukkan komitmennya menjaga torelansi, menjaga kebersamaan, toleransi, kerukanan. Maka, ketika kasus itu, muncul, lantas memahami bahwa itu itu adalah problem sosial, bukan problem antar umat berama. bukan problem keyakinan," jelasnya kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.


Pembakaran pesantren Syiah di Sampang Madura juga, jelasnya, itu adalah konflik sosial. Sama seperti pembakaran gereja pada masa Gus Dur. Meski tanpa mau menyebut secara rinci, dia menegaskan, konflik pembakaran pesantren Syiah dipicu oleh persoalan sosial, politik, bahkan ekonomi. Karena isu agama paling mudah untuk tunggangi. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Sinopsis Bapak Paling Jujur, Film Komedi Satir Politik Dibintangi Andovi Da Lopez

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:29

KPK Amankan Uang Rp1 Miliar saat OTT Bupati Klaten

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:26

Profil Letjen Kristomei Sianturi, Kepala BNPB yang Baru Dilantik Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:13

Danantara Guyur Rp1,79 Triliun per Tahun untuk Beasiswa Dokter Spesialis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:06

Utang Subsidi Pemerintah ke PT Pupuk Indonesia Bengkak

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:55

20 Orang Terjaring OTT KPK, Ada Bupati Klaten hingga ASN BPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:45

Survei Adidaya Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Presiden Prabowo

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:43

Jalur Darat dan Sumur Bor Disiapkan untuk Tangani Karhutla Tanjung Puting

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:34

JXB Perkuat Promosi Pariwisata Menuju 5 Abad Jakarta

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:26

Kopdes Merah Putih Pekerjaan Besar Lintas Kementerian dan BUMN

Kamis, 15 Oktober 2026 | 19:23

Selengkapnya