Berita

nazaruddin/ist

Langkah Nazaruddin Mengadukan Chandra Hamzah Tidak Tepat

SENIN, 26 DESEMBER 2011 | 22:36 WIB | LAPORAN:

RMOL. Langkah M Nazaruddin meng-KPK-kan Chandra M Hamzah tidak tepat. Kalau Nazar dan tim kuasa hukumnya punya bukti pelanggaran pidana dari Chandra Hamzah, seharusnya dibeberkan kepada kepolisian. Bukan kepada KPK.

"Menurut saya itu tidak layak kalau diajukan ke KPK. Karena penyalahgunaan wewenang itu bukan menjadi kewenangan KPK untuk memprosesnya. Itu ada di kepolisian," ujar Ketua Lembaga Penegakan Hukum Strategi Nasional (LPHS) Ahmad Rivai, kepada Rakyat Merdeka, beberapa waktu lalu (Senin, 26/12).

Rivai yang merupakan pengacara Chandra Hamzah dan Bibit S Rianto dalam kriminalisasi KPK beralasan mengapa permintaan Nazar dianggap tidak tepat sasaran. Yaitu karena KPK hanya menangani masalah tindak pidana korupsi atau masalah yang ada indikasi korupsinya.


"Kalau memang mereka dinyatakan melakukan seperti itu, kenapa tidak dilakukan pra peradilan. Sebab, itu ada di dalam undang-undang KPK. Kalau tidak melakukan itu, saya kira percuma mereka mengirimkan surat," jelasnya. [dem]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya