Berita

dommy fenetiruma/rmol

NATAL 2011

Abresso Band Papua Ramaikan Perayaan Natal Masyarakat Indonesia di Belanda

MINGGU, 25 DESEMBER 2011 | 20:23 WIB | LAPORAN:

RMOL. Tahun ini, Natal bersama masyarakat Indonesia di Belanda, yang akan diselenggarakan besok (Senin, 26/12) akan sangat meriah. Ini karena pemuda-pemuda Papua yang tergabung dalam grup band bernama Abresso Band tiba di Den Haag akan tampil menghibur.

Abresso band sendiri sempat diterima oleh KUAI KBRI Den Haag Umar Hadi di ruang kerjanya (Jumat, 23/12).

Ketika berbincang dengan Rakyat Merdeka Online di Den Haag, Sekretaris I Fungsi Protokol dan Konsuler KBRI George Bisay Lekahena mengatakan band asal ujung timur Indonesia ini akan tampil dalam acara Open House yang digelar di Wisma Duta, Senin (26/12) dalam rangka perayaan Natal.


"Abresso Band Papua didatangkan khusus untuk memeriahkan perayaan Natal ini,” ungkap George Bisay.
 
Bisay kemudian memaparkan riwayat singkat Abresso Band Papua.
 
Abresso Band didirikan pada awal tahun 80an di Jakarta dengan personilnya terdiri dari pemuda-pemuda Papua yang merantau ke Jakarta diantaranya Akon Bonay (pemain bass), Boyke Phu (drummer), Dicky Mamoribo (keyboard), Ian Gebze (guitar), Robby Wambrauw (keyboard) dan Sandhy Bethay (vokal), dengan jenis musik yang diusung bergenre reggae pop, juga diselingi dengan beat berkarakter khas daerah Papua.
 
Kata Abresso berasal dari bahasa suku Atham (Arfak) Manokwari, Propinsi Papua Barat yang berarti "Salam"
 
Perjalanan karir Abresso band di blantika musik reggae Indonesia, berawal dari keikutsertaan Abresso pada Show Reggae Nite Ancol, pertengahan tahun 1980-an, dimana saat itulah menjadi awal mula demam musik reaggea di Indonesia hingga sekarang ini.
 
Abresso juga pernah tampil di Christmas Island dan di Port Moresby, Papua Nugini bulan Nopember 2006 dalam rangka misi kebudayaaan.
 
Tahun 1997 Abresso band merintis rekaman sendiri dengan hits-nya "I Wonder” dan “Ada Urusan Apa" yang disponsori oleh salah satu tokoh pemuda Papua, Yoris Raweyai.
 
Abresso juga berperan penting dalam merintis lahirnya grup vokal Rio Grime, yang secara khusus mengangkat musik dan lagu-lagu daerah di tanah Papua ke dalam bentuk musik pop daerah yang ringan dan mampu dinyanyikan oleh siapa saja.
 
Di tingkat blantika musik nasional, talenta grup Abresso mendapat banyak perhatian dan apresiasi dari berbagai kalangan sesama artis dan pemerhati budaya, misalnya mengadakan pertunjukan dengan kolaborasi musik daerah dan pop modern.
 
Abresso tidak secara khusus memproduksi album sendiri, walaupun ada juga beberapa karyanya yang diproduksi dalam kapasitas terbatas yang ditujukan dalam rangka kemanusiaan bagi korban bencana alam di Wondama, Propinsi Papua Barat, juga mengingat berbagai hal dan kesibukan tawaran show dari berbagai pihak, maka kini group band Abresso tetap mencoba meramu karya-karyanya dalam album ke-2 yang saat ini sedang dalam persiapan.
 
Abresso pun mengalami regenerasi personil musisinya dengan merekrut beberapa anggota baru akan tetapi cirri khas dari grup Abresso sebagai the real ethnic ber-genre reggae tetap dipertahankan sebagai trade mark-nya. [arp]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya