Berita

tantowi yahya/ist

Gerakan Cinta Jakarta Targetkan Lima Juta Suara untuk Tantowi Yahya

MINGGU, 18 DESEMBER 2011 | 13:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Gerakan Cinta Jakarta (GCJ) menargetkan akan menyumbangkan 5 juta suara untuk Tantowi Yahya pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta yang akan digelar 11 Juli 2012 mendatang.

Karena memang, GCJ, gerakan yang menampung aspirasi masyarakat Jakarta yang menginginkan perubahan dan pemimpin baru di Jakarta ini secara bulat mengusung Tantowi Yahya sebagai bakal calon Gubernur DKI periode 2012-2017. Para relawan berjanji menggalang dukungan secara simpatik dan elegan untuk kemenangan Tantowi Yahya.

Demikian salah satu butir deklarasi Gerakan Cinta Jakarta dalam gathering relawan Cinta Jakarta di rumah makan Bumbu Desa Thamrin City Sabtu kemarin (17/12).  Hadir pada acara tersebut Tantowi bersama istri dan dua orang anak laki-lakinya.
Juga turut hadir mantan Ketua Umum PBR, Bursah Zarnubi dan Ketua Gerindra DKI M. Taufik. Sekitar 300 relawan Cinta Jakarta dari 5 wilayah kotamadya DKI Jakarta  hadir dalam deklarasi Cinta Jakarta. Mereka merupakan  para kordinator wilayah, kordinator kecamatan, dan kordinator kelurahan.

Juga turut hadir mantan Ketua Umum PBR, Bursah Zarnubi dan Ketua Gerindra DKI M. Taufik. Sekitar 300 relawan Cinta Jakarta dari 5 wilayah kotamadya DKI Jakarta  hadir dalam deklarasi Cinta Jakarta. Mereka merupakan  para kordinator wilayah, kordinator kecamatan, dan kordinator kelurahan.

Menurut Koordinator Relawan Cinta Jakarta, Amir A. Gofur, dalam keterangan pers yang diterima siang ini (Minggu, 18/12), masyarakat Jakarta menginginkan perubahan menuju Jakarta yang lebih baik. Untuk itu, Gerakan Cinta Jakarta mendorong tokoh muda pro perubahan Tantowi Yahya untuk maju menjadi calon Gubernur DKI.

"Kami, warga Jakarta yang menginginkan perubahan dan pemimpin baru Jakarta," ujar Amir A.Gofur yang juga dosen di Universitas Mercu Buana ini.

Tantowi Yahya menyambut baik dukungan relawan Gerakan Cinta Jakarta. Menurutnya, dukungan tersebut merupakan modal berharga baginya untuk terus maju menjadi calon gubernur DKI Jakarta 2012-2017 dalam Pemilukada DKI Jakarta 2012 mendatang. Apalagi menurutnya, sejauh ini dari semua hasil survei posisinya menjadi salah satu kandidat Gubernur DKI Jakarta yang paling populer.  "Hal itu menjadi realitas politik yang sulit dibantah," tutur Tantowi.

Tantowi memang masih menunggu keputusan DPP Partai Golkar. Tapi dia yakin, partai yang dipimpin Aburizal Bakrie tersebut pasti juga telah membaca dan memperhatikan hasil survei lembaga-lembaga survei yang semuanya mengarah pada dirinya sebagai kandidat gubernur DKI Jakarta 2012-2017 yang paling populer.

Bagi Tantowi, jika melihat hasil survei, Pemilukada DKI Jakarta yang akan berlangsung pada 11 Juli tahun depan merupakan momentum strategis untuk mengembalikan kembali kejayaan Partai Golkar. Terlebih Pemilukada DKI Jakarta merupakan barometer Pemilu nasional. "Seandainya terpilih, saya berkomitmen  untuk membesarkan dan mengembalikan kejayaan Partai Golkar," kata Tantowi.

Selain itu, Tantowi juga mengatakan akan memberikan karpet merah dan dukungan penuh bagi Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie yang berniat mencalonkan diri sebagai Presiden RI dalam Pemilu 2014 mendatang. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya