Berita

budiman sudjatmiko/ist

RUU DESA

Budiman Sudjatmiko: Pemerintah Ingkar Janji!

SABTU, 17 DESEMBER 2011 | 20:53 WIB | LAPORAN:

RMOL. Legislator PDI Perjuangan, Budiman Sudjatmiko menuding pemerintah ingkar janji dalam menangani usulan Rancangan Undang-undang Desa (RUU Desa). Pasalnya, hingga kini surat amanat yang ditunggu-tunggu masih mandek di meja Presiden.
 
"Seminggu lalu Parade Nusantara berdemo di DPR RI dan Istana Negara. Saat itu Mendagri dan Jurubicara Presiden berjanji akan mengirimkan surat amanat presiden tentang RUU Desa. Namun, pada paripurna lalu, yang kami terima hanya Surat Amanat Presiden mengenai pembahasan RUU Pilkada," kata Budiman dalam acara temu tani se-Jawa di Cilacap, Jawa Tengah (Sabtu, 17/12).
 
Padahal, kata Budiman, surat berkaitan RUU Desa berdasar keterangan Mendagri dan Sekretaris Kabinet sudah diserahkan ke Presiden. Namun, hingga kini belum ditandatangani. Yang ditandatangani berdasar keterangan Jurubicara Presiden adalah surat amanat Presiden yang berkaitan dengan RUU Pilkada.
 

 
"Undang-undang desa bisa menjadi titik tolak penyelesaian sengketa tanah antara masyarakat dengan swasta maupun perusahaan negara," jelasnya.
 
Budiman menambahkan, kasus sengketa tanah jika dibiarkan bisa mengancam disintegrasi bangsa. Atau dalam skala kecil kerusuhan dan konflik horizontal antar warga masyarakat.
 
Data menunjukkan bahwa 40 persen petani di Indonesia tidak memiliki tanah. Sebagian lainnya hanya memiliki kurang dari setengah hektar. Padahal, 0,2 persen penduduk menguasai 56 persen aset nasional. Sedangkan 87 persen aset nasional berupa tanah.
 
"Ada ketimpangan yang sangat jelas antara pemilik modal dengan petani kebanyakan," tegasnya.
 
Kasus Mesuji, Lampung dan kasus lain yang terjadi di Papua, Jawa dan Kalimantan menunjukkan ada dominasi pemodal yang berimbas pada terancamnya hak ekonomi masyarakat. Dia berharap agar kasus Mesuji menjadi kasus sengketa tanah terakhir yang menimbulkan korban jiwa. Terkait dengan RUU Desa, DPR RI berencana melakukan hak inisiatif untuk membahas RUU Desa.

"Daripada menunggu surat amanat Presiden yang tidak jelas, kami akan menggunakan hak inisiatif untuk membahas RUU Desa," tegasnya. [dem]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya