Berita

syarif hasan/ist

Kemenkop dan UKM Kembangkan Inkubator Bisnis di IPB

MINGGU, 11 DESEMBER 2011 | 12:22 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Kementerian Koperasi dan UKM kembali mendorong pengembangan inkubator bisnis untuk menghasilkan UKM yang inovatif sekaligus menginformasikan program yang telah difasilitasi berbagai pihak, salah satunya di Institut Pertanian Bogor (IPB).

"Kami telah membuat rintisan untuk pengembangan model inkubator bisnis di empat perguruan tinggi salah satunya di IPB," kata Menteri Koperasi dan UKM, Sjarifuddin Hasan, ketika membuka Simposium Nasional Pengembangan UKM Inovatif melalui Inkubator Bisnis di IPB International Convention Center Bogor, Jawa Barat (Sabtu, 9/12.

Pengembangan UKM inovatif melalui inkubator bisnis yang diimplementasikan di perguruan tinggi itu adalah IPB Inkubator Model Agroindustri dan Green Energy (Energi ramah lingkungan). Selain di IPB Kementerian Koperasi dan UKM  juga mengembangkan program serupa di ITB melalui inkubator model manufacturing, ITS
inkubator model industri kreatif (ICT), dan Universitas Brawijaya Malang dengan inkubator model agrobisnis.

inkubator model industri kreatif (ICT), dan Universitas Brawijaya Malang dengan inkubator model agrobisnis.

"Dalam kerangka ASEAN pada pertemuan para pemimpin di Hua Hin, Thailand, para pemimpin ASEAN termasuk pemerintah Indonesia sepakat mengembangkan inkubator bisnis di setiap negara," kata Syarif.

Menurut Syarif, melalui simposium itu diharapkan akan terlahir UKM yang inovatif dan kreatif melalui program inkubator bisnis khususnya yang diimplementasikan di IPB. Syarif mengakui pengembangan inkubator bisnis yang telah dirintis di Indonesia sejak 1993 awalnya sempat berkembang dengan lahirnya sebanyak 56 inkubator bisnis di PTN/PTS dan perusahaan swasta. Namun sayang perkembangannya belum terlampau menggembirakan.

"Tetapi pengembangan UKM inovatif harus terus kita lakukan untuk meningkatkan daya saing kita dan peranan inkubator bisnis menjadi sangat penting dan strategis untuk melahirkan UKM-UKM inovatif dari perguruan tinggi," katanya.

Menurut dia, melalui inkubator bisnis tersebut, calon-calon wirausaha baru berbasis IPTEK dapat dilahirkan.

"Pendekatan ini juga telah dikembangkan negara-negara maju seperti di Amerika Serikat, Jepang, Taiwan, Jerman, Korea, China, dan negara maju lainnya," demikian Syarif.

Pada kesempatan yang sama juga digelar pameran bertema Melalui Inkubator Bisnis Kita Tingkatkan Kualitas Produk UKM Inovatif. Sejumlah UKM binaan turut serta dalam pameran dengan didukung lembaga perbankan (BI, Bank Mandiri, BNI, BRI, BSM, Bank DKI, Bank Jabar Banten), BUMN (PT Telkom dan PT Sucofindo), serta UKM sebagai tenant inkubator bisnis dari perguruan tinggi (IPB, ITB, ITS, dan UB). Produk yang dipamerkan berupa produk UKM binaan, jasa pelayanan, serta program perusahaan/instansi terkait pengembangan UKM inovatif. [ysa]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya