Berita

rizal ramli/ist

Ini Dua Penyebab Mengapa Indonesia Tertinggal Negara Lain

RABU, 07 DESEMBER 2011 | 14:49 WIB | LAPORAN:

RMOL. Di tengah gelombang kebangkitan negara-negara Asia, Indonesia justeru terpuruk. Mengapa demikian?

Mantan Menko Perekonomian Rizal Ramli menyebut ada dua penyebab mengapa Indonesia tertinggal dibandingkan dengan negara-negara Asia lain. Pertama, karena Indonesia menganut sistem ekonomi neoliberal. Indonesia meyakini sistem neoliberal dapat menjadi jalan keluar untuk mencapai kesejahteraan.

Di Asia, selain Indonesia, cuma Filipina yang menganut dan meyakini sistem ekonomi neoliberal ini. Indonesia dan Filipina pun menjadi dua negara paling payah di Asia dan menjadi dua negara yang sama-sama suka mengirim tenaga kerja wanita ke negara lain.


"Di dalam sistem neoliberal, yang kuat makin kuat dan yang lemah makin lemah. Tidak hanya itu, dalam sistem neoliberal, segala sesuatu diukur pakai uang," kata Rizal Ramli dalam diskusi nasional dan bedah buku "Pilpres Abal-Abal, Republik Amburadul" di Universitas Negeri Malang, Jawa Timur (Rabu, 7/12).

Rizal Ramli pun mencontohkan negara yang berhasil melepaskan diri cari cengkeraman neoliberal ini. Brazil salah satunya. Dalam jangka waktu delapan tahun, Brazil berubah dari negara yang miskin menjadi negara yang kuat. Dalam jangka waktu delapan tahun juga Brazil berhasil menciptakan lapangan pekerjaan sehingga rakyatnya tidak menganggur.

"Kenapa Brazil bisa maju? Karena presidennya berani mengambil kebijakan ekonomi yang tidak neoliberal, tidak menyerahkan kepada pasar. Tidak seperti yang dilakukan oleh SBY dan Marie Elka Pangestu yang sangat pro-liberalis," kata Rizal.

Dalam hal ini Rizal pun menyebut poin kedua penyebab Indonesia masih tertinggal. Yaitu soal kepemimpinan. Hanya pemimpin yang berani dan tegas, yang mampu meningkatkan kesejahteraan negaranya.

"Pemimpin, kalau di negara berkembang, seperti di Indonesia, masih ngawur," tegas Rizal.

"Kita memberikan kesempatan kepada SBY-Boediono untuk memperbaiki diri. Kalau tidak bisa diubah maka lewat kasus-kasus kriminal yang dibiarkan seperti kasus Century, Antasari dan rekayasa KPU, maka mereka akan menjadi presiden yang pertama diadili untuk memberikan efek jera kepada pemimpin berikutnya," demikian Rizal. [ysa]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya