Berita

angelina sondakh/ist

EKSEPSI NAZARUDDIN

Nazaruddin: Saya Hanya Diperintah Perkenalkan Angie dengan Mindo

RABU, 07 DESEMBER 2011 | 10:15 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Mantan Bendahara Umum DPP Partai Demokrat M. Nazaruddin membacakan eksepsi dalam kasus suap proyek pembangunan wisma atlet SEA Games. Pada kesempatan itu, Nazar menguraikan proses pertemuan beberapa pihak untuk membahas proyek hambalang. Karena menurutnya, dia tidak tahu menahu mengenai proses wisma atlet.

Nazar menceritakan pada Mei 2009, dirinya mengadakan pertemuan dengan Direktur Utama PT Duta Graha Indah Tbk Dudung Purwadi, Manajer Marketing PT Duta Graha Indah (DGI) M El Idris dan Ketua Umum DPP Partai Demokrat di Casablanka, Jakarta.

"Pertemuan itu untuk membicarakan proyek hambalang, tidak ada yang lain. Tidak ada yang menyinggung tentang wisma atlet," kata Nazar di pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (Rabu, 7/12).


Terhitung sejak Juni 2009, Nazar mengakui telah keluar dari PT Anak Negeri. Sejak itu tidak ada lagi komunikasi dirinya dengan Anas, Dudung, dan El Idris tentang proyek hambalang.

Tapi, jelasnya, pada  Desember 2009, dirinya selaku bendahar Fraksi Demokrat bersama Angelina Sondakh sebagai koordinator Anggaran Komisi X DPR, dipanggil Anas. "Kami berdua diperintah oleh Bapak Anas agar bertemu dengan Bapak Andi Mallarangeng untuk membicarakan proyek hambalang," jelasnya.

Dilanjutkan Nazar, atas perintah Anas tersebut maka pertemuan digelar di kantor Menpora Andi Mallarageng. Dalam pertemuam itu, selain Andi, Angie, dan dirinya, juga hadir Ketua Komisi X Mahyuddin, dan Sekretaris Menpora Wafid Muharram.

"Disepakati Banggar akan membuat angaran khusus untuk proyek hambalang. Tentang teknis dan pelaksanaan akan dibicarakan detail antara Angelina, Wafid dan teman-teman Bangar Komisi X DPR," ungkapnya.

Usai pertemuan tersebut, jelas Nazar, dia menghadap Anas untuk menlaporkan hasil pertemuan tersebut. Tak sampai disitu, pada bulan Januari 2010, Anas kembali  memerintahkan Nazar untuk mempertemukan Angelina dan Mindo Rosalina Manullang, anak buah Nazar di PT Anak Negeri untuk membahas proyek hambalang.

"Setelah itu keduanya berkomunikasi langsung tanpa saya ketahui bagaimana perkembangannya. Karena Mindo hanya wajib melaporkan seluruh kegiatan ke Bapak Anas. Tugas saya hanya memperkenalkan Saudara Angelina dan Mindo Rosalina Manullang," tandasnya. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya