Berita

Penderita Kaki Gajah Ditelantarkan Pemerintah

MINGGU, 04 DESEMBER 2011 | 13:36 WIB | LAPORAN:

RMOL. Karena tidak ada tanggapan dari pemerintah untuk membiayai penderita kaki gajah, warga Kampung Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, siap mengumpulkan dana dengan cara patungan. Dana ini akan digunakan untuk memulangkan penderita kaki gajah, Maul (47), ke kampung halamannya di Padang, Sumatera Barat.

Kian hari, memang kondisi Maul semakin memprihatinkan. Kakinya membusuk. Sementara warga ketakutan tertular penyakit yang dapat menyebabkan cacat permanen tersebut.
 
Menurut salah seorang warga setempat, Encu (35), pemulangan Maul ke kampung halamannya merupakan keputusan terbaik.


Ini keputusan terakhir, daripada banyak warga di sini yang tertular penyakit tersebut," kata Encu kepada Rakyat Merdeka Online (Minggu, 4/12).
 
Warga sendiri masih berharap pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tasikmalaya untuk segera melakukan pengobatan massal di Sukahening agar penyakit kaki gajah tak menyebar. Pernyataan warga tersebut terungkap, ketika salah seorang angggota DPRD Kabupaten Tasikmalaya dari Fraksi Partai Amanat Nasional, Deni Ramdani, menjenguk Maul.
 
Menurut Deni, pihaknya akan mendesak agar pemerintah segera melakukan tindakan, di antaranya, pengobatan massal.

"Penularan penyakit filariasis menjadi ancaman bagi warga, untuk itu pemerintah harus segera mengalokasikan dana untuk pengobatan massal," kata Deni.
 
Sementara itu, petugas medis Puskesmas Sukahening, dr. Siti Rochayati menyatakan, saat ini pihaknya sudah mengagendakan melakukan penyuluhan dan sosialisasi pencegahan penularan penyakit filariasis kepada masyarakat.
 
Sementara Safitri (38), istri Maul, mengaku akibat penyakitnya itu keluarganya kini merasa terkucilkan. Namun Safitri mengaku mengerti dengan kondisi seperti itu sebab warga takut tertular dengan penyakit suaminya. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya