Berita

CAPIM KPK

Cegah Masuk Angin, Komisi III DPR Diusulkan Langsung Gelar Pemilihan Malam Nanti

KAMIS, 01 DESEMBER 2011 | 09:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Sesuai jadwal yang ditelah ditetapkan oleh Komisi III DPR jauh-jauh hari, proses pelaksanaan pemilihan calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi akan digelar besok (Jumat, 2/12), setelah hari ini dua calon tersisa Zukarnaen dan Bambang Widjojanto mengikuti uji kelayakan dan kepatutan.

Tapi saat ini berkembang usulan agar setelah uji kelayakan digelar, yang diperkirakan akan berakhir sore, langsung diadakan pemilihan untuk menentukan siapa empat dari delapan calon yang akan jadi pimpinan KPK.

"Kita usulkan malamnya pemilihan empat calon pimpinan KPK dilanjutkan pemilihan ketua. Kan waktunya masih longgar," kata anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.


"Kalau saya sih, supaya tidak ada jeda waktu, artinya betul-betul pemilihan ini jangan sampai masuk angin dan segala macam dengan dibawa sampai besok. Ya dilanjutkan saja pada malam. Proses hakim agung, KY juga seperti itu sampai malam," jelasnya.

Untuk memutuskan hal tersebut, pagi ini sebelum menggelar uji kelayakan terhadap Zulkarnaen yang mendapat giliran pertama, Komisi Hukum DPR tersebut akan membahasnya untuk menentukan apakah tetap seperti jadwal semula atau waktu pemilihan dimajukan pada malam hari nanti.

"Ya kita juga akan rapatkan apakah memungkinkan Pak Busyo kita panggil atau tidak malam nanti. Kalau (Busyro) tidak bisa hadir, tidak bisa dilanjutkan (pemilihan). Karena sudah terjadwal dan sudah disampaikan kepada beliau hari Jumat pemilihannya," jelas Sudding.

Sesuai agenda, setelah uji kelayakan, Komisi III DPR akan memanggil Busyro Muqoddas. Ketua KPK itu akan ditanyakan apakah masih bersedia menjadi pimpinan KPK. Bila memang masih bersedia, setelah itu baru digelar pemilihan.

Pemilihan pertama untuk menentukan siapa empat dari delapan calon yang akan menggantikan Bibit Samad Rianto, Chandra M Hamzah, Haryono Umar, dan M Jasin. Setelah terpilih empat, nama Busyro dimasukkan menjadi lima pimpinan KPK. Setelah itu, dari lima nama ini akan dipilih siapa yang akan jadi ketua. [zul]

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya