Berita

sudding/ist

Gagasan Kebun Koruptor Menyalahi Sila Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

SENIN, 28 NOVEMBER 2011 | 22:06 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Gagasan pembentukan kebun binatang untuk koruptor yang disampaikan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD dinilai sangat berlebihan.

"Saya bisa menangkap semangat dari gagasan itu dalam konteks untuk pemberantasan
korupsi. Tapi dari sisi kemanusiaan, memperlakukan koruptor seperti itu sangat berlebihan," ujar Wakil Ketua Komisi Hukum DPR, Syarifuddin Sudding, kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 28/11).

Memang penting menciptakan efek jera bagi koruptor, tapi, kata Sudding, jangan memperlakukan mereka dengan menghilangkan sisi-sisi kemanusiaannya.

Memang penting menciptakan efek jera bagi koruptor, tapi, kata Sudding, jangan memperlakukan mereka dengan menghilangkan sisi-sisi kemanusiaannya.

"Manusia diciptakan dengan derajat mulia. Janganlah memperlakukannya seperti
binatang," kata dia.

"Kita menganut Pancasila, jalankanlah sesuatunya sesuai sila kemanusiaan yang adil
dan beradab," imbuhnya.

Ia menyarankan agar sebagai pejabat negara, sebagai hakim konstitusi, Mahfud MD, tak asal memberikan statemen.

"Pak Mahfud seorang negarawan, sebaiknya memberikan statemen yang menyejukkan bagi perbaikan bangsa lah," tandasnya.[dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya