Berita

Rumah Kaca

Puisi ERF untuk Kita dan Garuda Muda yang Ditaklukkan Harimau Malaya

SELASA, 22 NOVEMBER 2011 | 19:10 WIB

Seorang pembaca Rakyat Merdeka Online yang bersimpati pada timnas Indonesia yang kalah dalam pertandingan final melawan Malaysia, Senin malam kemarin (21/11) menuliskan puisi di kolom berita yang berjudul "Media Malaysia: Tangisan Penyokong Laskar Garuda Dapat Dipahami".

Redaksi menilai puisi ERF, begitu sang pembaca menuliskan namanya, layak dan pantas untuk diangkat ke halaman "Rumah Kaca".

Berikut adalah puisis ERF untuk kita dan Garuda Muda.

Andai kalian mengerti
'garuda' adalah kiasan
andai kalian mengerti
'sepakbola' adalah kebanggaan

Andai kalian mengerti
perjuangan ini adalah bukti!
bukti kita bisa bangkit dari keterpurukan!

Garuda tak selamanya terbang
garuda tak selamanya 'patah sayap'

Andai kalian mengerti
apa yang kami harapkan
andai kalian mengerti
apa yang 'anak itu' rasakan
apa yang 'anak itu' inginkan

Mereka hanya ingin
mempersembahkan lempengan itu
untuk kami
'anak itu' ingin membuat kami bangga
dan berbahagia

Mereka tak ingin membuat kami kecewa!
tapi apa daya
hanya itu yang dapat 'anak itu' persembahkan
untuk kami

Tak ada harapan lain dari 'anak itu'
'anak itu' hanya ingin 'sang laskar merah putih'
tetap dan selamanya mendukungnya

Mereka tak mengharap cacian
mereka berharap ada 'penghibur'
yang bisa memusnahkan rasa sedih
menumbuhkan semangat baru
memunculkan impian
serta harapan baru

Anak itu adalah Timnas U23
dan sang laskar merah putih adalah kita semua
rakyat Indonesia
Andai kalian mengerti
mereka telah berjuang
berjibaku
di lapangan hijau

Tidakkah kalian mengerti?
mereka telah berjuang untuk Indonesia
bangsa Indonesia

Garuda tetap di dadaku
dan selamanya di dadaku

Aku cinta Indonesia
bagaimanapun keadaannya

Karena suatu saat
akulah yang bertanggung jawab
mengubah bangsa ini
memperbaiki bangsa ini
dari keterpurukan

Tetap semangat garuda
tetap semangat generasi muda
generasi penerus Indonesia
[***]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya