Berita

Mustafa Kamal

Wawancara

WAWANCARA

Mustafa Kamal: Parpol Koalisi Pemerintah Sedang Diuji Kekompakannya

MINGGU, 06 NOVEMBER 2011 | 08:11 WIB

RMOL.Fraksi PKS DPR tidak menanggapi serius wacana pembentukan koalisi Poros Tengah. Sebab, PKS ingin mengetahui lebih dulu penjelasan tentang parliamentary threshold (PT) atau ambang batas parlemen 4 persen yang diusulkan pemerintah.

“Simak dulu penjelasan peme­rintah, apa alasannya. Kami ti­dak terburu-buru melakukan ma­nuver politik,” kata Ketua Fraksi PKS DPR Mustafa Ka­mal ke­pada Rakyat Merdeka di Jakarta, Kamis (3/11).

Sebelumnya diberitakan, pem­­­­bentukan Poros Tengah di­gagas sejumlah parpol mene­ngah untuk menghadang parpol besar terkait pembahasan PT.  

PPP, PKB, PAN, Partai Ge­rindra, dan Partai Hanura beren­cana membentuk kekuatan al­ter­­natif untuk menandingi par­pol besar dalam menentukan be­sa­ran PT.

Mustafa Kamal selanjutnya mengatakan, besaran PT yang di­dasarkan daftar inventaris ma­­sa­lah (DIM) pemerintah bu­kan harga mati. Pembahasan soal ini masih panjang. Kemung­ki­nan besar ada kompromi-kom­promi.

“Kami berpikir rasional saja. Tidak grasak-grusuk. Kami tunggu dulu penjelasan peme­rintah,” ujarnya.

Berikut kutipan selengkapnya:

Kalau alasannya masuk akal, apa PKS menerima PT 4 per­sen?

Kalau dalam pemaparan pe­me­rintah nanti semuanya masuk akal, saya yakin semua pihak bi­sa mengerti dan memahami.

Apa masalah itu sudah diba­has secara internal?

Sudah dari jauh-jauh hari kami bahas. Kami sudah melakukan kalkulasi dan mendapat masu­kan dari berbagai daerah.

Hasilnya bagaimana?

Ya, tunggu tanggal mainnya dong. Mengenai pilihan-pillihan PKS, saya nggak mau bicara de­tail dulu. Yang jelas kami tidak akan tergesa-gesa melakukan me­nimbulkan gejolak.

Sudah bisa dipastikan PKS tidak akan bergabung dengan Poros Tengah?

Itu kan masih wacana. Menurut saya, belum saatnya kita membi­cara­kan soal manuver-manuver politik, terlalu berle­bihan. Saat ini, Poros Tengah be­lum ada urgensinya.

Partai koalisi pemerintah menggagas Poros Tengah, apa ini pertanda koalisi bakal bubar?

Kami berharap, soliditas koa­lisi tidak terpecah. Kekompakan parpol koalisi pemerintah se­dang diuji. Besa­ran angka PT ini harus dijadikan mo­mentum un­tuk menjaga ke­kom­pa­kan. Di sini kebersamaan kita diuji.

Bagaimana soal model pe­milu?

Kami belum bisa menyampai­kan secara rinci mengenai pili­han-pillihan PKS. Apa pun mo­delnya nanti, kami berharap per­debatan, sengketa, dan per­soa­lan yang terjadi daslam Pemilu 2009 tidak terulang.

Intinya, kami bersikap terbuka dengan berbagai masukan dan siap berdiskusi untuk mempe­roleh kesepahaman dalam pem­bahasan RUU Pemilu. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Gubernur Fakhiri Raih Golden Leader Award JMSI

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:02

1.000 Siswa Yatim Piatu Pemegang KJP Ikuti Try Out Gratis

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:30

Pemerintah Timor Leste Didorong Kembali Aktifkan Pas Lintas Batas

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:13

DKI Kunci Stok Beras dan Telur, Harga Dijaga Tetap Stabil

Rabu, 11 Februari 2026 | 23:00

Ilusi Swasembada Pangan Kementan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:45

RI Siap Borong Minyak AS Senilai Rp252 Triliun Pekan Depan

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:28

Kembali Diperiksa BPK, Gus Yaqut Sampaikan Klarifikasi Hingga Konfrontasi

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:13

Ulama Penjaga Optimisme dan Keteguhan Batin Rakyat Aceh

Rabu, 11 Februari 2026 | 22:04

Diperiksa di Mapolresta Solo, Jokowi Beberkan Kisah Perkuliahan Hingga Skripsi

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:50

NU Harus Bisa Menjawab Tantangan Zaman di Abad Kedua Perjalanan

Rabu, 11 Februari 2026 | 21:38

Selengkapnya