Berita

neneng/ist

Soal Neneng, KPK Ikuti Permainan Partai Penguasa

JUMAT, 04 NOVEMBER 2011 | 14:09 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Neneng Sri Wahyuni hingga saat ini tak diketahui dimana keberadaannya. Istri M Nazaruddin yang kini berstatus tersangka itu diduga dilindungi oleh partai penguasa karena Neneng merupakan saksi mahkota dari berbagai kejahatan yang dilakukan oleh mereka.

Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia(Maki) Bunyamin Saiman, menyayangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena ikut larut dalam permainan partai penguasa itu. Akibatnya, sampai saat ini Neneng tak juga bisa ditangkap.

"KPK malah ikut dalam permainan itu," kata Bunyamin kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 4/11).


KPK menetapkan Neneng Sri Wahyuni sebagai tersangka dalam kasus pengadaan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Ia disebut-sebut kabur ke luar negeri. KPK sendiri sudah melayangkan permohonan red notice Neneng kepada Interpol. [dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya