Berita

TODUNG/IST

SELEKSI CALON

Todung Ajak Masyarakat Pantengin Seleksi Calon

MINGGU, 30 OKTOBER 2011 | 23:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pengganti Antar Waktu Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengajak publik untuk menyaksikan proses seleksi tahap wawancara calon anggota LPSK yang akan dilaksanakan Senin besok (31/10).

"Keterlibatan publik dalam proses wawancara merupakan bagian dari akuntabilitas publik dan transparansi dalam proses seleksi calon anggota LPSK. Diharapkan publik pun dapat menilai kualitas para calon anggota LPSK dari cara mereka menjawab pertanyaan Pansel," kata Ketua Pansel, Todung Mulya Lubis, dalam keterangan resminya yang diterima redaksi beberapa saat lalu (Minggu, 30/10).

Sebelumnya, Pansel telah mengumumkan delapan calon anggota yang berhak  mengikuti tahap seleksi wawancara. Mereka adalah Ade Paul Lukas, David Nixon, Ermansjah Djaja, Edisius Riyadi, Tasman Gultom, Masruchiyah Nieke, Lily Dorianty Purba, dan Ahmad Taufik.


Todung menambahkan, tahapan wawancara akan digunakan untuk menggali dan mendalami informasi dan pengetahuan para calon selama mengikuti proses seleksi. Mulai dari administrasi, karya tulis, profile assesment serta hasil tracking independen yang dilakukan koalisi masyarakat sipil.

Proses seleksi wawancara sendiri rencananya akan dilangsungkan besok di ruang Prambanan Lantai 2 Hotel Sahid, Jakarta mulai pukul 09.00 WIB.

Menanggapi pemberitaan tentang adanya beberapa anggota yang memiliki rekam jejak buruk, Pansel menyambut baik masukan tersebut dan akan menjadikannya sebagai bahan pertimbangan.

"Peran masyarakat diperlukan agar pemilihan anggota LPSK Pengganti Antar Waktu memiliki kompetensi dan komitmen yang kuat untuk memimpin LPSK bersama dengan anggota LPSK yang ada," tutur Todung. [dem]

Populer

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

KPK Dikabarkan Kembali Gelar OTT di Sumut

Kamis, 02 Juli 2026 | 20:50

KPK Gelar OTT di Kabupaten Kuantan Singingi Riau

Senin, 29 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

OJK Minta Masyarakat Waspada Scam Berkedok Sensus Ekonomi 2026

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:12

Harga Minyak Dunia Stabil, Pasar Pantau Kebijakan OPEC+ dan Arab Saudi

Selasa, 07 Juli 2026 | 10:03

PSI Sulit Jadikan Jateng Kandang Gajah Jika Hanya Andalkan Jokowi

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:57

Prabowo Bersiap Gelar Pertemuan Bilateral dengan Modi di Istana Pagi Ini

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:54

IHSG Menguat, Rupiah Bergerak ke Rp17.985 per Dolar AS

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:48

BBNI Tuntaskan Buyback 2026, Saham Dialihkan Penuh untuk Program Pegawai (ESOP)

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:45

PPP Menangkan Lima Gugatan Sengketa Internal, Legalitas Kepengurusan Semakin Kuat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:38

GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Harga Emas Antam Anjlok Rp15 Ribu, Termurah Rp1,37 Juta

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:32

Keputusan RI Hadiri Pemakaman Ayatollah Khamenei Sangat Tepat

Selasa, 07 Juli 2026 | 09:22

Selengkapnya