ThaiÂland banjir
ThaiÂland banjir
RMOL. Banjir terus menerjang ThaiÂland. Sejumlah wilayah di ibuÂkota Bangkok pun tak luput dari serangan banjir itu. TenÂtara diÂterjunkan untuk mengaÂmankan kawasan indutri NeÂgeri Gajah Putih itu.
“Tentara Thailand akan melaÂkukan rencana penyelamatan Kawasan Industri Ban Wa (Hi-Tech) di provinsi Ayutthaya yang terkena banjir,†kata KoÂmandan Daerah Militer PerÂtama LetÂnan Jenderal Udomdej Sitabutr.
Militer menyusun karung berisi batu guna menutup tangÂgul penahan banjir sementara.
Udomdej menegaskan tentara menggagalkan rencana pengÂgunaan helikopter angkut ChiÂnook untuk mencegat aliran banjir di tanggul karena dalamÂnya debit air yang menggenang di kawasan industri itu.
Tentara akan menggunakan perahu karet untuk mengangkut karung besar berisi batu untuk diletakkan di tanggul yang rusak guna menghalangi aliÂran air karena kendaraan miÂliter tidak bisa masuk kaÂwaÂsan akiÂbat debit air yang tingÂgi, kata Udomdej .
Kawasan Industri Hi-Tech ditempati oleh 143 pabrik, terutama yang membuat suku cadang kendaraan serta alat elektronik dan baja dengan total investasi sebesar 65 miliar baht atau sekitar Rp 18,6 triliun yang mempekerjakan lebih dari 51 ribu tenaga kerja.
Setidaknya dua kawasan inÂdustri di Thailand --Rojana dan Saha Rattana Nakhon-- mengÂalami banjir akibat pintu air Ban Phrao di Sam Khok jebol pada Senin malam.
Kerusakan tanggul memperÂparah ancaman banjir bagi kawasan Klong Luang di PatÂhum Thani, pasar induk saÂyuran Talaad Thai dan Kampus RangÂsÂit Universitas ThamÂmasat yang sekarang menjadi tempat evaÂkuasi sementara bagi korban banjir.
Menurut juru bicara badan penanggulangan banjir Flood Relief Centre, Wim RungÂwattanajind, daerah-daerah yang berisiko banjir adalah sebagian dari wilayah empat distrik di Bangkok, yakni MinÂburi, Nongjok, Ladkrabang dan Clongsarmwa.
Bandara Internasional SuÂvarÂÂnabhumi yang berlokasi di dekat distrik Ladkrabang seÂjauh ini masih aman dari geÂnangan air. Saat ini. sekitar 40 persen wilayah Thailand masih teÂrendam banjir. Sekitar 2,2 juta orang di lebih dari 10 ribu desa di 30 provinsi terkena damÂpak banjir yang mulai terÂjadi sejak Juli lalu tersebut. Sementara korban jiwa akibat banjir sejauh ini telah menÂcapai 281 orang. [rm]
Populer
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07
Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51
Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26
UPDATE
Jumat, 03 April 2026 | 10:01
Jumat, 03 April 2026 | 09:54
Jumat, 03 April 2026 | 09:48
Jumat, 03 April 2026 | 09:40
Jumat, 03 April 2026 | 09:26
Jumat, 03 April 2026 | 08:51
Jumat, 03 April 2026 | 08:26
Jumat, 03 April 2026 | 08:13
Jumat, 03 April 2026 | 08:04
Jumat, 03 April 2026 | 07:50