Berita

Thai­land banjir

Dunia

Negeri Gajah Putih Terendam

SABTU, 15 OKTOBER 2011 | 07:40 WIB

RMOL. Banjir terus menerjang Thai­land. Sejumlah wilayah di ibu­kota Bangkok pun tak luput dari serangan banjir itu. Ten­tara di­terjunkan untuk menga­mankan kawasan indutri Ne­geri Gajah Putih itu.

“Tentara Thailand akan mela­kukan rencana penyelamatan Kawasan Industri Ban Wa (Hi-Tech) di provinsi Ayutthaya yang terkena banjir,” kata Ko­mandan Daerah Militer Per­tama Let­nan Jenderal Udomdej Sitabutr.

Militer menyusun karung berisi batu guna menutup tang­gul penahan banjir sementara.

Udomdej menegaskan tentara menggagalkan rencana peng­gunaan helikopter angkut Chi­nook untuk mencegat aliran banjir di tanggul karena dalam­nya debit air yang menggenang di kawasan industri itu.

Tentara akan menggunakan perahu karet untuk mengangkut karung besar berisi batu untuk diletakkan di tanggul yang rusak guna menghalangi ali­ran air karena kendaraan mi­liter tidak bisa masuk ka­wa­san aki­bat debit air yang ting­gi, kata Udomdej .

Kawasan Industri Hi-Tech ditempati oleh 143 pabrik, terutama yang membuat suku cadang kendaraan serta alat elektronik dan baja dengan total investasi sebesar 65 miliar baht atau sekitar Rp 18,6 triliun yang mempekerjakan lebih dari 51 ribu tenaga kerja.

Setidaknya dua kawasan in­dustri di Thailand --Rojana dan Saha Rattana Nakhon-- meng­alami banjir akibat pintu air Ban Phrao di Sam Khok jebol pada Senin malam.

Kerusakan tanggul memper­parah ancaman banjir bagi kawasan Klong Luang di Pat­hum Thani, pasar induk sa­yuran Talaad Thai dan Kampus Rang­s­it Universitas Tham­masat yang sekarang menjadi tempat eva­kuasi sementara bagi korban banjir.

Menurut juru bicara badan penanggulangan banjir Flood Relief Centre, Wim Rung­wattanajind, daerah-daerah yang berisiko banjir adalah sebagian dari wilayah empat distrik di Bangkok, yakni Min­buri, Nongjok, Ladkrabang dan Clongsarmwa.

Bandara Internasional Su­var­­nabhumi yang berlokasi di dekat distrik Ladkrabang se­jauh ini masih aman dari ge­nangan air. Saat ini. sekitar 40 persen wilayah Thailand masih te­rendam banjir. Sekitar 2,2 juta orang di lebih dari 10 ribu desa di 30 provinsi terkena dam­pak banjir yang mulai ter­jadi sejak Juli lalu tersebut. Sementara korban jiwa akibat banjir sejauh ini telah men­capai 281 orang.   [rm]


Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya