Berita

Sofyan Syafri Harahap/ist

Jadi Dekan, Prof. Sofyan Harahap Janji Tingkatkan Kontribusi FE Trisakti pada Dunia Perbankan

JUMAT, 07 OKTOBER 2011 | 16:40 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti yang baru, Prof. Dr. Sofyan Syafri Harahap, berjanji akan melanjutkan program yang sudah ditentukan oleh dekan sebelumnya.

Tapi selain itu, dia juga akan meningkatkan kontribusi FE Trisakti kepada industri keuangan khususnya perbankan dalam hal sumber daya manusia.

"Saya akan meningkatkan kontribusi FE Trisakti kepada perbankan. Saya akan memperbanyak program kajian, seminar, training, dan melakukan kerjasama dengan institusi lain dari luar negeri," ujarnya di kampus Universitas Trisakti, Grogol, Jakarta Barat, hari ini.


Sebagai ahli akuntansi syariah, Sofyan mengakui sedang menjajaki pendirian program S1 Ekonomi Syariah.

"Secepatnya kami akan akan mendirikan program studi ekonomi syariah di FE ini. Saat ini yang sudah ada program D3," jelas Direktur Islamic Economics and Finance Trisakti ini.

Selain akan mendirikan program studi tersebut, dalam pengembangan ekonomi syariah, Sofyan juga mengungkapkan saat ini pihaknya sudah bekerjasama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah dalam membangun Laboratorium Perbankan Syariah.

"Saat ini sedang dalam pembangunan laboratorium perbankan syariah senilai Rp 250 juta, yang merupakan hasil kerjasama dengan BNI Syariah," ucapnya.

Ia berharap ke depannya SDM yang dicetak oleh FE Trisakti dapat terserap oleh pasar.

"Saya akan berusaha mendekatkan mahasiswa kepada pasar yang berkembang saat ini. Agar nantinya semua bisa terserap ke dalam pasar," tandasnya.

Sofyan Syafri Harahap menjadi Dekan Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Trisakti periode 2011-2014 menggantikan Prof. Dr. Hj. Farida Djasfar. Serah terima jabatan Dekan antara keduanya dilakukan di Kampus Trisakti, kemarin. [zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya