ferrari romawi/ist
ferrari romawi/ist
RMOL. Kinerja Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu selama dua tahun di Kabinet Indoinesia Bersatu II dinilai tidak buruk-buruk amat. Bahkan bisa disebut, kinerja menteri yang bersama SBY sejak periode pertama itu tergolong baik.
"Kalau saya secara pribadi, kalau Menteri perdagangan Mari Elka Pangestu, angka-angka mengatakan ekspor kita meningkat terus. Kemudian menjelang hari raya, harga cukup terkendali. Kalau pun ada peningkatan (harga), itu wajar karena banyak permintaan," kata anggota Komisi VI DPR Ferari Romawi kepada Rakyat Merdeka Online kemarin.
Tapi memang diakui, di masa Menteri Mari banyak kebijakan impor yang keluar. Tapi diingatkan, impor itu merupakan konsekuensi logis dari meningkatkanya barang-barang dalam negeri yang diekspor. "Kalau ekspor banyak, otomatis banyak impor alat bantu pabrik untuk meningkatkan produksikan, seperti mesin bahan baku," ungkap politikus Demokrat ini.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 03:42
Senin, 27 April 2026 | 03:21
Senin, 27 April 2026 | 02:58
Senin, 27 April 2026 | 02:35
Senin, 27 April 2026 | 02:12
Senin, 27 April 2026 | 01:51
Senin, 27 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 01:12
Senin, 27 April 2026 | 00:45
Senin, 27 April 2026 | 00:42