Mahfudz Abdurrahman/ist
Mahfudz Abdurrahman/ist
RMOL. Beberapa politikus PKS di DPR menyoroti sejumlah menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II. Bahkan mereka meminta Presiden SBY mencopot beberapa menteri yang dinilai gagal dalam menjalankan tugasnya. Tapi, dipastikan tidak ada alasan politik di balik usulan tersebut, apalagi instruksi dari DPP PKS
"Iya. Kalau itu bicara fungsi pengawasan. Itu (pengawasan) kan sudah tanggung jawab konstitusi (DPR), penganggaran, legislasi dan pengawasan. Itu juga bukan ada pengarahan. Itu sih spontanitas saja. Ditanya sama wartawan, ya saya jawab," kata Bendahara Umum DPP PKS Mahfudz Abdurrahman kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.
Beberapa politikus PKS yang vokal berbicara belakangan ini adalah Abdul Hakim, anggota Komisi V yang mendesak SBY mencopot Menteri Perhubungan Freddy Numberi; Mahfudz sendiri, anggota Komisi VI mendesak SBY ganti Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu; dan anggota Komisi X Rohmani yang menilai Menteri Negara Pemuda Olahraga Andi Mallarangeng gagal dan layak diganjar rapor merah. Politikus PKS itu menyoroti kinerja menteri yang menjadi mitra kerjanya.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 03:42
Senin, 27 April 2026 | 03:21
Senin, 27 April 2026 | 02:58
Senin, 27 April 2026 | 02:35
Senin, 27 April 2026 | 02:12
Senin, 27 April 2026 | 01:51
Senin, 27 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 01:12
Senin, 27 April 2026 | 00:45
Senin, 27 April 2026 | 00:42