Berita

Luthfi Hasan Ishaaq

PKS Yakin Reshuffle hanya Pepesan Kosong Kalau Presiden Luthfi Tak Diajak Bicara

RABU, 28 SEPTEMBER 2011 | 09:58 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Berbeda dengan pimpinan partai koalisi lainnya, sampai saat ini, baik itu Presiden PKS Luthi Hasan Ishaaq maupun Ketua Majelis Syuro PKS, Hilmi Aminuddin, yang belum diajak bicara oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono terkait perombakan Kabinet Indonesia Bersatu II.

"Belum. Belum ada. Kebetulan baru hari ini mau rapat di DPP nanti sore. Cuman saya belum dengar sudah dipanggil," kata Bendahara Umum DPP PKS Mahfudz  Abdurrahman kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Rapat kali ini merupakan rapat rutin lembaga tinggi yang digelar setiap dua minggu sekali. Karena itu, rapat tidak mengagendakan secara khusus soal perombakan kabinet.


"Setiap ada isu-isu yang hangat itu selalu dibahas, termasuk reshuffle juga. Tapi tidak ada agenda khusus membahas soal reshuffle," ungkapnya.

PKS sendiri santai menanggapi wacana perombakan kabinet. Meski belum diajak bicara, dia yakin tidak ada kadernya di kabinet yang akan dirombak. Hal ini berdasarkan kesepakatan bahwa Presiden harus mengajak bicara pimpinan partai kalau akan merombak kabinet.

"Artinya ketika nggak diminta ketemu, itu kan bisa berarti tidak ada perubahan sama sekali. Kan gitu. Di klausul kesepakatan kita di koalisi, kalau mau ada reshuffle, dibicarakan dulu. Berarti kan logikanya, kalau reshuffle sudah diujung, nggak ada bicara, logikanya nggak ada apa-apa. Kan gitu," katanya lagi.

Hal ini terbukti dengan wacana perombakan kabinet yang menguat usai Pansus Pajak dimentahkan di Rapat Paripurna DPR. Saat itu, PKS, yang termasuk getol memperjuangkan pembentukan Pansus Pajak berbeda dengan partai koalisi lainnya, tidak diajak bicara oleh Presiden, berbeda dengan lima pimpinan partai koalisi lainnya, Demokrat, Golkar, PAN, PPP, dan PKB. Dan terbukti, saat itu reshuffle hanya pepesan kosong belaka.

"Iya. Tapi artinya kita nggak paham. Yang tahu SBY dan Allah saja. Apakah mungkin djadwalkan (SBY akan bertemu PKS), tapi belum. Atau nggak dipanggil, karena memang nggak ada perubahan menteri-menteri PKS. Atau memang ada reshuffle tapi (PKS) nggak diajak bicara, kita juga belum tahu. Tapi saya kira, mestinya ada pemberitahuan," tandasnya.[zul]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya