Berita

keMenterian Ke­uang­an (keMenkeu)

Bisnis

Nama Gita Wirjawan Bersaing dengan Sandiaga & Sugiharto

Jangan Serahkan Posisi Menkeu ke Parpol
RABU, 28 SEPTEMBER 2011 | 00:31 WIB

RMOL.Kalangan pengusaha mem­beri­kan suara yang beragam ter­kait rencana reshuffle kabinet, khu­susnya di pos Menteri Ke­uang­an (Menkeu) yang kini dija­bat Agus Martowardojo. Tiga na­ma yang santer dikabarkan akan menggantikan posisi Agus Marto adalah Gita Wirjawan (Ketua BKPM), Sandiaga S Uno (bos Saratoga Capital) dan Sugiharto (bekas Menteri Negara BUMN).

Meski tiga nama tersebut sudah diwacanakan, nama Agus Marto tetap mendapatkan dukungan khu­susnya dari kalangan bankir.

Pengamat Pasar Modal Satrio Utomo menilai, sosok Agus me­ru­pakan yang paling ideal untuk mengawal kebijakan anggaran pemerintah, terutama dalam me­nundukkan kritik DPR.

Dia menyebut, selama kepe­mimpinan Agus, kinerja pasar mo­dal menunjukkan hasil yang baik, meski dalam dua pekan ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus terperosok. Dari segi kebijakan, Agus juga cukup tepat mengendalikan situasi.

Informasi yang diterima Rak­yat Merdeka, posisi Agus kerap dikritik. Kebijakan bekas Dirut Bank Mandiri ini dinilai sangat keras dalam kasus penjualan sa­ham PT Newmont Nusa Teng­gara (NNT), namun sangat lem­bek da­lam penyelesaian utang PT Trans Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) yang mencapai Rp 17 tri­liun.

Satrio mengatakan, kondisi ekonomi dunia saat ini sedang krisis dan Indonesia butuh sosok yang kuat dan bisa mengen­da­likan situasi fluktuatif. Agus  dipercaya sebagai yang terbaik saat ini meskipun bukan berlatar belakang makro.

“Untuk orang yang bukan ber-background makro saja, kebija­kan­nya sudah cukup oke. Yang penting jangan serahkan posisi Menkeu ke parpol,” tegasnya.

Direktur Utama PT Priama­naya Djan International Djan Fa­ridz mengatakan, sosok Agus Martowardojo sudah cukup te­pat. Kebijakannya sudah mam­pu menggerakkan dunia usaha.

Secara umum, Agus dinilai me­miliki kompetensi yang tidak di­ragukan selama menjabat. Na­mun, keputusan tetap berada pada Presiden sebagai pemilik hak prerogatif.

Menurut dia, bere­darnya nama-nama pengganti Agus Marto se­perti Sandiaga Uno dan Gita Wir­jawan juga sangat baik. Ia me­nilai, kedua nama tersebut me­miliki latar be­lakang sebagai pengusaha.

Karena itu, kebija­kan­nya akan pro economic growth (per­tum­bu­han ekonomi, red). Ke­duanya akan memprio­ritaskan pemba­ngunan untuk meningkat­kan perekono­mian.

“Baik Sandi Uno maupun Gita juga bagus sebagai Menteri Ke­uangan. Apalagi Gita sudah ber­pengalaman sebagai Kepala BKPM (Badan Koordi­nasi Pena­naman Modal). Mereka tidak akan ragu untuk mengu­rangi sub­sidi agar angga­ran pemba­ngunan naik dan eko­nomi ber­gerak,” jelas Bos Pasar Tanah Abang Blok A itu.

Dikatakan, saat ini, sektor swasta lebih banyak berkon­tri­busi terhadap pembangunan ke­tim­bang pemerintah. Jika so­sok Gita ataupun Sandi masuk, maka pemerintah bisa berkon­tribusi lebih besar lagi terhadap pemba­ngunan. [rm]



Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya