Berita

syarif hasan/ist

Kemenkop dan UKM Bentuk Tim Penyuluh Koperasi

SELASA, 27 SEPTEMBER 2011 | 16:53 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Kementerian Koperasi dan UKM memprogramkan serta membentuk tim penyuluh koperasi untuk merespon usulan revitalisasi koperasi yang disampaikan oleh Dewan Koperasi Indonesia (Dekopin).

Demikian disampaikan, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, dalam acara Musyawarah Nasional Dekopin 2011, akhir pekan lalu.

"Kemenkop dan UKM menyambut revitalisasi dan kami kami akan melakukan program membentuk penyuluh koperasi di seluruh Indonesia ," katanya.


Syarief menjelaskan, penyuluh koperasi akan memegang peran dalam hal sosialisasi koperasi termasuk mengaktifkan kembali koperasi-koperasi yang tidak aktif. Meskipun anggaran melalui APBN dari tahun ke tahun untuk pemberdayaan koperasi dan UKM masih terbatas tetapi program tersebut dinilainya perlu untuk direalisasikan sebagai salah satu agenda dalam revitalisasi koperasi.

"Saya tidak pernah pesimistis dalam mengembangkan koperasi sekalipun anggarannya masih terbatas, yang penting anggaran tersebut kita bisa manfaatkan tepat sasaran dan ter-deliver secara cepat," katanya.
           
Syarif berpendapat, ada banyak kesempatan bagi koperasi untuk berkembang saat ini di mana pemerintah sudah menetapkan beberapa kebijakan yang memihak, termasuk memberikan kesempatan untuk berusaha bagi koperasi di level usaha yang sama dengan swasta.
          
Dalam merevitalisasi koperasi, kata Syarief, hal terpenting meletakkan pola pikir koperasi pada filosofi tangan di atas. Artinya bahwa koperasi jangan terus mengharap uluran tangan, tapi harus mampu bangun sendiri, mandiri, kreatif, dan berorientasi pasar.

Lanjut dia, jika koperasi tidak mampu mengadaptasi diri dalam dinamika era globalisasi, implikasinya, koperasi akan tertinggal di belakang pelaku usaha lain. Menkop menjamin pihaknya siap memberikan dukungan bila pelaku koperasi memerlukan bantuan.

"Revitalisasi koperasi harus berpola pada revitalisasi manajemen di lingkungan koperasi," katanya.

Untuk itu, pihaknya akan mengusulkan kepengurusan koperasi dibatasi menjadi maksimal 20 orang, agar terjadi transformasi regenerasi di lingkungan koperasi dan mengupayakan pengawasan dilakukan secara lebih transparan dengan tingkat partisipasi anggota yang semakin tinggi. Selain itu, dilakukan pemberdayaan dan peningkatan kapasitas anggota koperasi.

Pihaknya mulai 2012 akan melakukan pelatihan manajerial koperasi secara konsisten dan rutin tiap kuartal, agar kemampuan pengurus koperasi semakin meningkat dalam mengelola koperasi. [ysa]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya