Berita

Ignatius Jo­nan-Frans S Sunito

Bisnis

Frans dan Jonan Tidak Takut Di-reshuffle

Wacana Direksi BUMN Bakal Dirombak
SELASA, 27 SEPTEMBER 2011 | 08:14 WIB

RMOL. Merebaknya wacana pe­rom­bakan direksi Badan Usa­ha Milik Negara (BUMN) tidak membuat para pimpinan perusahaan pelat merah itu merasa terganggu. Me­reka mengaku siap diganti jika Presiden menginginkannya.

Direktur Utama PT Jasa Marga Frans S Sunito me­nga­ku tidak per­nah memikirkan soal re­shuffle. Dia mem­per­silakan jika dirinya mau digan­ti. “Saya tidak ada masalah,” katanya di kantor Menko Pe­rekonomian, kemarin.

Frans mengaku siap meng­­hadapi reshuffle. Dia ber­a­lasan menjadi direksi BUMN karena tugas, jadi ketika sudah selesai tidak menjadi masalah.

Soal kinerja Jasa Marga, Frans mengaku tidak bisa menilai diri sendiri dan mem­persilakan orang lain untuk menilainya.

Hal senada disampaikan Di­rek­tur Utama PT Kereta Api Indo­ne­sia (KAI) Ignatius Jo­nan. Jonan juga me­nyerahkan res­huffle ke­pada Pre­siden SBY.

“Kok tanya saya, saya bu­kan Presiden, saya tidak tahu,” tegas­nya.

Meski begitu, ia mengaku siap ji­­ka Presiden men­co­pot­nya dari kur­­si orang nomor satu di BUMN trans­­p­ortasi itu. “Lah, saya hanya di­tu­gaskan. Saya tidak berani ja­wab, kalau saya sih bebas saja,” ucap­ Jonan.

Jonan mengaku, jika sudah tidak menjadi dirut KAI, akan kembali ke dunia perbankan.

Menko Perekonomian Hatta Rajasa menegaskan, selain men­teri dan direksi BUMN, sejumlah pimpinan lembaga-lembaga pe­merintahan non kementerian turut dievaluasi Presiden. “Ya, yang di bawah Presiden juga ada. Itu juga dievaluasi,” ujar Hatta.

 Terkait reshuffle di jajaran direksi BUMN, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengatakan, hal tersebut dilakukan karena kinerja pim­pinan perusahaan milik peme­rintah tak luput dari penga­wasan dan evaluasi Presiden.

Menurutnya, disamping me­ni­­lai kinerja direksi BUMN, Pre­si­den juga akan memper­tim­bang­kan per­gan­tian direksi peru­sahaan pelat merah yang sudah mulai me­masuki masa akhir.

Isu reshuffle ini, lanjut Hatta, tidak mengganggu ki­ner­ja para menteri dalam me­laksanakan tugas sehari-hari. “Kan belum tentu juga pasti di-reshuffle, kita kan tidak tahu, Presiden yang tahu,” ujarnya.   [rm]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya