Akbar Tanjung/ist
Akbar Tanjung/ist
RMOL. Ketua Dewan Pertimbangan DPP Partai Golkar Akbar Tanjung mengakui dirinya termasuk orang yang mengusulkan agar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebaiknya merombak Kabinet Indonesia Bersatu II. Hal ini didasarkan pada tidak adanya peningkatan kerja-kerja menteri.
Hal itu dikatakan Akbar saat dihubungi Rakyat Merdeka Online pagi ini.
"Karena dalam dua tahun kepemimpinan beliau dengan kabinet sekarang ini, kelihatan kinerjanya tidak memperlihatkan adanya perbaikan. Tidak memperlihatkan satu kinerja yang baik. Dan itu terlihat dari opini publik dan survei yang mengatakan tingkat kepuasaan publik hanya 37,7 persen (LSI). Berarti di bawah 50 persen. Ini kan ada sesuatu (yang salah)," ungkapnya.
Populer
Sabtu, 25 April 2026 | 15:43
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Kamis, 23 April 2026 | 01:30
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Senin, 27 April 2026 | 03:42
Senin, 27 April 2026 | 03:21
Senin, 27 April 2026 | 02:58
Senin, 27 April 2026 | 02:35
Senin, 27 April 2026 | 02:12
Senin, 27 April 2026 | 01:51
Senin, 27 April 2026 | 01:30
Senin, 27 April 2026 | 01:12
Senin, 27 April 2026 | 00:45
Senin, 27 April 2026 | 00:42